SUBANG- Puluhan Mahasiswa Universitas Buana Perjuangan (UBP) Karawang menggelar Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Desa Blanakan, Kecamatan Blanakan Kabupaten Subang.
Kegiatan tersebut mengusung tema besar “Mewujudkan Masyarakat Mandiri Berbasis Potensi dan Kearifan Lokal Desa”, yang menegaskan komitmen UBP Karawang dalam menghadirkan perubahan nyata melalui pemberdayaan masyarakat.
Dalam kegiatan pembukaan KKN tersebut turut dihadiri oleh Kepala Desa Blanakan beserta perangkat desa, tokoh masyarakat, dan dosen pembimbing Lapangan, dan para mahasiswa dari berbagai program studi
Kepala Desa Blanakan, Solehudin menyambut baik kehadiran para mahasiswa UBP Karawang yang akan melaksanakan kegiatan KKN di Desa Blanakan.
“Kami menyambut baik kehadiran adik-adik mahasiswa UBP Karawang di desa kami, semoga kehadiran mereka membawa energi baru, membantu warga mengembangkan potensi yang kami miliki, serta mempererat semangat gotong royong di tengah masyarakat,” kata Solehudin, Senin (14/7/2025)
Baca juga: Sebanyak 18 Mahasiswa Unsika Gelar KKN di Desa Mekarjaya Rawamerta
Dia berharap kehadiran peserta KKN dapat memberikan manfaat luas, mulai dari pemetaan potensi lokal hingga pelaksanaan program-program pemberdayaan yang berdampak langsung pada masyarakat.
Sementara itu Dosen Pembimbing Lapangan, Yulistina Nur DS, M.Pd menekankan pentingnya kegiatan KKN sebagai bagian dari pembelajaran yang utuh bagi mahasiswa. Tak hanya soal akademik, namun juga tentang kepemimpinan, kerja tim, komunikasi lintas budaya, serta kemampuan beradaptasi dan menyelesaikan persoalan di lapangan.
“Mahasiswa tidak hanya dituntut untuk mengaplikasikan ilmu, tapi juga belajar langsung dari kehidupan masyarakat. Di sinilah kampus dan desa menjadi ruang kolaborasi yang saling menguatkan,” kata Yulistina.
Baca juga: Unsika Jalani Akreditasi Internasional, 24 Prodi Dinilai Lembaga Jerman
Yulistina menambahkan dengan sinerginya kampus, pemerintah desa, dan masyarakat setempat, KKN UBP Karawang 2025 diharapkan tidak hanya menjadi program tahunan semata, melainkan menjadi pijakan kuat dalam membentuk generasi muda yang peduli, solutif, dan berorientasi pada pembangunan berkelanjutan berbasis potensi dan kearifan lokal.
“Dari desa, untuk Indonesia. Dari Blanakan, kita mulai langkah kecil menuju perubahan besar,” ujarnya.
Kegiatan KKN tahun ini dirancang secara komprehensif, mencakup program kerja di berbagai sektor strategis, antara lain: edukasi kesehatan dan sanitasi lingkungan, penguatan UMKM berbasis lokal, literasi digital bagi pemuda, pelatihan kewirausahaan kreatif, pelestarian budaya tradisional, dan pengelolaan lingkungan berbasis partisipatif.
Para mahasiswa ditantang untuk tidak hanya menjadi pelaksana program, namun juga menjadi mitra dialog masyarakat dalam membangun desa yang lebih tangguh dan mandiri. ***














