Beranda Headline Program Kacer Karawang 2025: Dana Naik, Mekanisme Dirombak, Ini Penjelasannya

Program Kacer Karawang 2025: Dana Naik, Mekanisme Dirombak, Ini Penjelasannya

150
Program Kacer
Foto: ilustrasi

KARAWANG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karawang kembali menunjukkan komitmennya terhadap dunia pendidikan. Pada tahun anggaran 2025, alokasi dana untuk program Karawang Cerdas (Kacer) resmi meningkat dari sebelumnya Rp20 miliar menjadi Rp25 miliar.

Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Setda Karawang, Irlan Suarlan, menyebutkan bahwa program Kacer merupakan bentuk dukungan nyata Pemkab Karawang untuk membuka akses pendidikan lebih luas, khususnya bagi pelajar dan mahasiswa dari keluarga tidak mampu.

“Program Karawang Cerdas telah menyentuh ribuan penerima manfaat dari berbagai jenjang pendidikan, mulai dari SD hingga mahasiswa S1,” ujar Irlan, Senin (4/8/2025).

Baca juga: Gerai Romantis IKWI Karawang Resmi Jadi UMKM Binaan Daihatsu

Data Penerima Beasiswa Kacer

Pada tahun 2023, total penerima beasiswa Kacer mencapai 9.275 orang, terdiri dari:

  • 22 siswa SD
  • 413 siswa SMP
  • 6.695 siswa SMA
  • 2.145 mahasiswa S1

Setiap siswa SD, SMP, dan SMA menerima bantuan sebesar Rp1.000.000, sedangkan mahasiswa memperoleh Rp6.000.000.

Sementara itu, di tahun 2024, jumlah penerima naik sedikit menjadi 9.305 orang, yakni:

  • 16 siswa SD
  • 452 siswa SMP
  • 6.698 siswa SMA
  • 2.139 mahasiswa
Reformasi Mekanisme Pendaftaran 2025

Untuk tahun 2025, Pemkab Karawang berencana melakukan perubahan besar dalam sistem pendaftaran program Kacer. Jika sebelumnya penerima beasiswa lama dapat mendaftar ulang, ke depan seluruh peserta harus mendaftar sebagai peserta baru.

“Tidak ada lagi pendaftar lanjutan. Semua harus bersaing dari awal. Ini penting untuk menjaga semangat kompetisi yang sehat dan adil,” jelas Irlan.

Baca juga: Santunan Anak Yatim di SDN Palumbonsari IV, Wujud Kepedulian Sekolah dan Komite

Penambahan Dana & Kriteria Baru

Dengan tambahan anggaran sebesar Rp5 miliar, program Karawang Cerdas 2025 akan memperluas cakupan penerima, terutama untuk pelajar dari keluarga tidak mampu.

Irlan menambahkan bahwa Pemkab akan menerapkan tiga kriteria baru yang mengacu pada data kemiskinan dari Dinas Sosial guna memastikan beasiswa tepat sasaran.

“Kami ingin beasiswa ini benar-benar menyentuh mereka yang membutuhkan. Jadi seleksinya akan lebih terukur dan transparan,” pungkasnya. (*)