
KARAWANG – Kang Ilham Akbar Habibie menilai kawasan mangrove di Desa Sukakerta, Kecamatan Cilamaya Wetan, Kabupaten Karawang, memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai destinasi ekowisata. Hal ini disampaikan saat ia menggelar kampanye di desa tersebut pada Minggu, 6 Oktober 2024.
Rombongan Kang Ilham tiba di Desa Sukakerta sekitar pukul 14.00 WIB, disambut ratusan warga yang sudah menunggu sejak pagi. Setelah menyapa dan mendengarkan aspirasi masyarakat, Kang Ilham meluangkan waktu untuk meninjau kawasan mangrove yang ada di desa tersebut.
Baca juga: Kang Ilham Disambut Meriah di Desa Sukakerta, Warga Harapkan Dukungan Pengembangan Mangrove
Setelah berkeliling, Kang Ilham menilai bahwa wilayah mangrove ini memiliki prospek besar untuk dikembangkan lebih lanjut sebagai objek ekowisata. Ia menekankan pentingnya pelestarian kawasan mangrove ini agar dapat memberikan manfaat jangka panjang, terutama dalam hal edukasi dan peningkatan ekonomi masyarakat setempat.
“Saya sekarang berada di hutan mangrove, salah satu keunikan Desa Sukakerta. Ini adalah aset yang perlu kita lestarikan dan kembangkan,” ungkapnya kepada media.
Kang Ilham juga menyoroti potensi ekowisata yang dapat menarik minat wisatawan, terutama sebagai tempat edukasi bagi anak-anak untuk belajar tentang mangrove. Ia menekankan bahwa pengembangan sektor ini dapat mendongkrak perekonomian masyarakat setempat.
Lebih lanjut, Ilham berkomitmen untuk memperjuangkan pembangunan wilayah pesisir jika ia terpilih sebagai Wakil Gubernur Jawa Barat dalam Pilkada 2024. Menurutnya, diversifikasi ekonomi sangat diperlukan agar masyarakat pesisir tidak hanya bergantung pada sektor perikanan, tetapi juga dapat memanfaatkan sumber daya lain, seperti ekowisata dan pengolahan produk perikanan.
“Ekonomi harus mengalami diversifikasi. Nelayan tidak bisa hanya mengandalkan penjualan ikan mentah, mereka harus mulai mengolah hasil tangkapan menjadi produk bernilai tambah,” ujarnya.
Anggota DPRD Karawang yang juga warga Desa Sukakerta, Bukhori, menjelaskan bahwa area mangrove ini mulai dibenahi sejak tahun 2018. Menurutnya, wilayah seluas 52 hektar ini sebelumnya sulit diakses, tetapi kini masyarakat sudah bisa menikmati keindahan alamnya.
“Dulu area ini tidak bisa dijamah, tapi sekarang sudah lebih mudah diakses. Kawasan ini memanjang dari barat ke timur, dan saya yakin sosok seperti Kang Ilham bisa mendorong kemajuan desa ini,” ujar Bukhori.
Baca juga: Kunjungan Ilham Akbar Habibie di Karawang, Warga Antusias Sambut Pengobatan Gratis
Selain mangrove, Desa Sukakerta juga memiliki potensi alam lain yang menarik, seperti area untuk diving. Namun, potensi ini belum sepenuhnya diketahui banyak orang. Bukhori berharap pemerintah dapat turut serta mendorong kemajuan wilayah pelosok ini agar lebih dikenal luas. (*)













