BEPAS, Karawang – Handball atau bola tangan, memang dianggap sebagai olahraga baru bagi masyarakat Karawang. Namun, cabang olahraga ini tidak bisa dianggap remeh dalam menorehkan prestasi para atlet, menyusul, hand ball yang masih asing di ekstrakulikuler anak pelajar ini, menjadi bagian dari cabor yang akan dipertandingan dalam kegiatan Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) Agustus mendatang.
Coach bola tangan Karawang, Arjudin, M.Pd mengatakan, dirinya terus massif mengenalkan bola tangan kepada para peserta didik se-karawang, menyusul di tahun 2017 lalu sempat lolos BK PORDA namun harus vakum setelahnya. Namun, kini hand ball Karawang kembali aktif menjelang event Popda, Kejuaraan Jawa Barat (Kerjurbar) dan menuju Pelaksanaan Porda 2022 nanti.
Olahraga ini, sebut Judin, ditargetkan sudah bisa memasyarakat, khususnya kepada para peserta didik di karawang tahun ini. Mereka akan dibina dan dilatih untuk turun persiapan event terdekat ini yaitu Popda 2020. “Kami punya target juara Popda tahun ini. Karena, bola tangan tahun ini pertama masuk ke Popda, sekuat kemampuan akan memberikan yang terbaik untuk karawang,” Kata Master jebolan Universitas Negeri Jakarta (UNJ) ini.
Ketua Umum cabor bola tangan Karawang Didi solahudin, M.Pd yang akrab disapa Ayah Didi, mengungkapkan, setelah sosialisasi ke guru-guru PJOK, respon bola tangan sangat bagus dan para guru PJOK sangat antusias. Kemudian terkait para atlet atau peserta didik, pihaknya terbuka untuk latihan bersama di pemusatan latihan di lapangan Antic Sport Center Karawang Timur, pada hari Rabu dan Sabtu.
Besar harapan, sambung Didi, bola tangan bisa dikenal masyarakat, khususnya di Kabupaten Karawang. Sebab, Cabor bola tangan ini sangat berpeluang bagi para peserta didik yang ingin berprestasi, terfokus dan menjadi pemain yang bagus di bola tangan.
“Mereka akan dibina dan diseleksi pada event terdekat, seperti POPDA. Insya Allah bola tangan Karawang akan tampil di Jabar pada bulan Agustus mendatang,” harapnya.
Lebih jauh Didi menambahkan, selain Popda, cabor bola tangan ini juga masuk pada event Kejurbar dan PORDA 2022. Besar harapan, sekolah-sekolah bisa membuka ekskulnya dan memiliki club mandiri di sekolah. “Sehingga pengcab mengadakan kejuaraan di karawang bisa banyak pesertanya,” pungkasnya. (kie)














