Beranda Headline Pj Gubernur Jawa Barat Rapat Koordinasi Bahas Stunting hingga Pariwisata di Karawang

Pj Gubernur Jawa Barat Rapat Koordinasi Bahas Stunting hingga Pariwisata di Karawang

39
Rapat koordinasi Jawa Barat
Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Barat, Bey Triadi Machmudin, memimpin Rapat Koordinasi bersama Kepala Daerah se-Provinsi Jawa Barat di Kabupaten Karawang (Foto: Istimewa)

KARAWANG – Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Barat, Bey Triadi Machmudin, memimpin Rapat Koordinasi bersama Kepala Daerah se-Provinsi Jawa Barat di Kabupaten Karawang. Rapat ini dilaksanakan di Resinda Hotel pada Kamis (14/11), mulai pukul 15.00 hingga 20.20 WIB.

Dalam agenda tersebut, Bey bersama para Bupati dan Walikota se-Jawa Barat membahas berbagai isu penting yang menjadi prioritas di Jawa Barat, di antaranya permasalahan stunting, kemiskinan, kesehatan masyarakat, kesiapsiagaan bencana, serta persoalan pinjaman online dan judi online yang semakin marak.

Baca juga: Pemprov Jawa Barat Serius Atasi Jeratan Pinjol, Utang Warga Capai Rp18 Triliun

“Ini rapat koordinasi se-Kabupaten/Kota bersama Kepala Daerah, termasuk Bupati dan Walikota dengan Gubernur. Kita tahu bahwa angka-angka di Jawa Barat adalah agregasi dari kondisi kota dan kabupaten,” ujarnya kepada awak media setelah rapat.

Bey mengingatkan para Kepala Daerah untuk lebih memperhatikan permasalahan yang dihadapi di wilayahnya masing-masing. Menurutnya, jika setiap daerah mampu mengatasi tantangan dengan baik, hal itu akan memberikan dampak positif bagi kemajuan Provinsi Jawa Barat secara keseluruhan.

“Ketika mereka (Kepala Daerah) melakukan kinerja yang baik, maka provinsi juga akan terdorong ke arah yang lebih baik,” tegas Bey.

Selain membahas isu-isu tersebut, Bey juga menekankan pentingnya pengembangan sektor pariwisata di Jawa Barat. Ia menyebutkan bahwa provinsi ini memiliki potensi alam yang kaya dan beragam, mulai dari pantai hingga pegunungan, yang jika dimanfaatkan dengan baik dapat menjadi daya tarik wisatawan.

“Kita harus lebih mengoptimalkan sektor pariwisata. Jawa Barat memiliki keindahan alam yang lengkap, namun kehadiran wisatawan masih kurang. Kita perlu mengupayakan agar potensi ini termanfaatkan maksimal untuk mendorong ekonomi daerah,” jelasnya.

Bey juga mengingatkan pentingnya memelihara potensi alam tersebut agar dapat berkelanjutan dan memberi manfaat bagi masyarakat setempat. Pengembangan ini diharapkan dapat mendongkrak perekonomian dan meningkatkan pendapatan daerah.

Mengingat karakteristik tiap kabupaten dan kota di Jawa Barat yang beragam, Bey menyatakan akan mendorong adanya penyesuaian kebijakan yang disesuaikan dengan kebutuhan spesifik daerah masing-masing.

Baca juga: Pj Gubernur Jawa Barat Imbau Kewaspadaan Bencana Hidrometeorologi Basah

Secara khusus, Bey menyoroti sektor pertanian di Kabupaten Karawang yang dikenal sebagai lumbung padi Jawa Barat. Ia berharap produksi pertanian di Karawang, Indramayu, dan Subang tetap terjaga dalam mencapai target provinsi sebesar 11,1 juta gabah kering giling (gkg) di tahun 2024 ini.

“Karawang adalah lumbung padi kita, jadi harus diperhatikan secara serius, terutama dengan kondisi panen tahun ini. Kita juga harus memikirkan regenerasi petani, agar produksi tetap berkelanjutan di masa depan,” tutup Bey.

Rapat koordinasi ini diharapkan menjadi langkah positif bagi Jawa Barat untuk terus meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui berbagai sektor strategis di masing-masing kabupaten/kota. (*)