Beranda News Pilih Batik Jadi Judul Penelitian, Mahasiswa UBP Dapat Dana Hibah 56 Jutaan...

Pilih Batik Jadi Judul Penelitian, Mahasiswa UBP Dapat Dana Hibah 56 Jutaan dari Kemendikbud

92
Mahasiswa UBP Karawang peraih dana hibah Kemendikbud (Foto: Ist)

KARAWANG- Sebanyak 8 Judul Penelitian Mahasiswa Universitas Buana Perjuangan Karawang lolos dalam Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) lingkup LLDIKTI wilayah IV.

Para mahasiswa tersebut meraih dana hibah sebesar Rp. 56.250.000 dari Kemendikbud RI untuk melanjutkan penelitian menuju Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNAS).

Muhammad Taupik, Ketua Kelompok salah satu penelitian menyampaikan, dari 8 judul yang lolos terdapat 8 kelompok juga yang menggarap. Satu kelompok berisikan 3 sampai 5 orang dan kelompoknya mendapatkan dana Rp. 6,1 juta.

“Kami akan pakai dana tersebut untuk biaya-biaya dalam penelitian, seperti akomodasi dan lain-lain yang diperuntukkan riset kami,” ujarnya saat diwawancarai pada Jum’at, (23/6).

Baca juga: Dewan Pendidikan Karawang Keluhkan Banyak Sarpras Sekolah yang Tak Penuhi Standar

Ia melanjutkan, judul proposal kelompoknya adalah ‘Eksistensi Duta Batik dalam Mempromosikan Batik Karawang sebagai Produk Lokal terhadap Pembangunan Ekonomi Daerah’.

Judul tersebut diangkat karena menurutnya batik Karawang sendiri kurang dikenal oleh masyarakat, padahal sudah terhitung lama dari segi historis.

“Kami akan meriset bagaimana peran duta batik dalam mempromosikan batik Karawang sebagai batik kedaerahan dan apa dampaknya terhadap pembangunan daerah. Inginnya hasil riset kami dapat dibaca oleh semua stakeholder Karawang dan tentu masyarakat Karawang jauh lebih mengenal batik khasnya sendiri,” lanjutnya.

Observasi dan pembuatan proposal tersebut digarap dengan waktu kurang lebih 1 bulan saja.

Baca juga: Peluang, Kuota PPPK Formasi Guru di Karawang Masih Tersisa 3.623 Orang

Taupik mengungkapkan, hingga saat ini pihak kampus sangat mengapresiasi karena pada tahun 2021 proposal mahasiswa UBP Karawang yang lolos hanya 2 judul saja.

“Tahun 2023 yang lolos 8 judul dan otomatis Dikti UBP naik khususnya di wilayah IV jadi peringkat ke 7,” ungkapnya.

Untuk mempromosikan proposalnya yang lolos, kelompok Taupik menggunakan media Instagram dan Tiktok sebagai alternatif.

Ia berharap kelompoknya bisa turut berkontribusi dalam mempromosikan batik Karawang sebagai batik kedaerahan kepada masyarakat luas.

“Semoga kami bisa bersaing dengan kampus-kampus besar lainnya dan semoga melalui penelitian ini batik Karawang bisa dikenal lebih luas oleh masyarakat,” tutupnya.