Beranda News PGN Tuntaskan Relokasi Pipa Gas di Proyek Underpass Karawang, Pasokan ke Pelanggan...

PGN Tuntaskan Relokasi Pipa Gas di Proyek Underpass Karawang, Pasokan ke Pelanggan Aman

17
Pgn relokasi pipa gas di karawang
PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) berhasil menuntaskan relokasi jaringan pipa gas bumi berdiameter 16 inci di Jalan Gorowong, Kecamatan Karawang Timur, Kabupaten Karawang, lebih cepat dari target.

KARAWANG – PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) berhasil menuntaskan relokasi jaringan pipa gas bumi berdiameter 16 inci di Jalan Gorowong, Kecamatan Karawang Timur, Kabupaten Karawang, lebih cepat dari target. Seluruh proses berjalan aman tanpa mengganggu pasokan gas ke pelanggan rumah tangga.

Relokasi ini dilakukan sebagai bagian dari dukungan PGN terhadap pembangunan Underpass Gorowong, proyek strategis Pemerintah Kabupaten Karawang untuk mengurai kemacetan dan memperlancar konektivitas antarwilayah.

Pipa gas bawah tanah yang terdampak proyek dipindahkan dengan perhitungan teknis presisi guna menjaga keselamatan serta kontinuitas pasokan energi.

Baca juga: Bangga! Siswa MI di Karawang Raih Gelar The Best Player di Kejuaraan Sepak Bola Nasional

“Kami berhasil menyelesaikan pekerjaan dalam waktu 60 jam, lebih cepat dari estimasi 80 jam yang direncanakan, dan seluruh proses berjalan tanpa insiden,” ujar Wuriana Irawati, Area Head PGN Karawang, Rabu (22/10/2025).

Selama relokasi berlangsung, aliran gas kepada 9.559 pelanggan rumah tangga dan 7 pelanggan kecil (UMKM) tetap aman.

PGN menyiapkan sistem back-up Compressed Natural Gas (CNG) yang disuplai oleh PT Gagas Energi Indonesia menggunakan Gas Transport Module (GTM) berkapasitas 10 kaki @800 m³, dengan total kebutuhan gas cadangan mencapai 10.000 m³.

Pgn relokasi pipa gas di karawang
PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) berhasil menuntaskan relokasi jaringan pipa gas bumi berdiameter 16 inci di Jalan Gorowong, Kecamatan Karawang Timur, Kabupaten Karawang, lebih cepat dari target.

“Pelanggan tidak perlu khawatir karena PGN memastikan layanan tetap berjalan normal meski ada pembangunan besar di sekitar wilayah mereka,” tambah Wuriana.

Baca juga: KRL Cikarang–Cikampek Kembali Jalan, Harapan Baru bagi Warga Karawang

Sebelum pekerjaan dimulai, PGN melakukan sosialisasi langsung kepada pelanggan terdampak untuk menjelaskan jadwal, durasi, dan langkah antisipasi relokasi. Tim teknis juga disiagakan 24 jam selama proses berlangsung dengan standar keselamatan kerja tertinggi (HSSE).

Keberhasilan penyelesaian relokasi ini menjadi bukti kolaborasi lintas fungsi di lingkungan Subholding Gas Pertamina, melibatkan tim SOR II (Area Karawang, RSCM, ROGM, dan RSS), PT PGAS Solution, serta PT Gagas Energi Indonesia.

“Proyek ini menunjukkan semangat kolaborasi kami dalam mendukung pembangunan daerah tanpa mengorbankan keandalan layanan energi bagi masyarakat,” tutup Wuriana. (*)