Beranda Headline Perlintasan Kereta Warung Kebon Kembali Telan Korban Jiwa

Perlintasan Kereta Warung Kebon Kembali Telan Korban Jiwa

22
Perlintasan kereta warung kebon
Korban tanpa identitas tewas seketika akibat retak pada kepala setelah tersambar kereta di Purwasari. (Foto: Istimewa)

KARAWANG – Seorang pria paruh baya tanpa identitas tewas seketika setelah tersambar kereta api di perlintasan Warung Kebon, Desa Purwasari, Kecamatan Purwasari, Kabupaten Karawang, pada Senin (20/10/2025).

Korban mengalami retak pada tempurung kepala akibat benturan keras setelah nekat menerobos palang pintu kereta api yang sudah ditutup oleh petugas.

Penjaga perlintasan Dasim Maulana, yang bertugas di lokasi kejadian, menjelaskan bahwa korban tidak mengindahkan imbauan agar menunggu hingga kereta melintas.

Baca juga: Bullying di Bawah Jembatan Ciplaz, DPRD Karawang Desak Penegakan Hukum

“Saya sudah menutup palang pintu rel agar pengendara berhenti, tapi korban tiba-tiba menerobos dari belakang. Tidak bawa kendaraan, hanya jalan kaki sambil bawa ember bekas berisi barang-barangnya,” ujar Dasim saat dikonfirmasi.

Akibat tindakannya, korban terserempet badan kereta dan terhempas ke sisi jalan, hingga meninggal di tempat dengan luka parah di bagian kepala.

Dasim menambahkan, dirinya tidak bisa memastikan apakah korban dalam kondisi sadar atau mengalami gangguan jiwa.

“Maaf ya, saya kurang tahu itu ODGJ atau bukan, karena tidak ada identitas sama sekali,” tambahnya.

Ketua Komunitas Siaga Bencana (KSB) Karawang, Agus Ridwan, membenarkan kejadian tersebut. Ia menyebut perlintasan rel kereta Warung Kebon termasuk rawan kecelakaan dan kerap memakan korban jiwa.

“Sekitar sebulan lalu juga ada korban meninggal di lokasi ini. Kami berharap masyarakat lebih hati-hati dan patuh pada petugas,” katanya.

Baca juga: Harga Telur di Pasar Johar Melonjak, Diduga Akibat Borongan Dapur Program MBG

Agus mengimbau masyarakat agar selalu waspada saat melintas di perlintasan kereta api dan tidak memaksakan diri menerobos palang pintu yang sudah ditutup.

“Kami minta pengendara maupun pejalan kaki mematuhi aturan dan menghormati petugas perlintasan. Ini semua demi keselamatan bersama,” pungkasnya. (*)