Beranda News Peringati Hari Asyura, GP Ansor Karawang Santuni Puluhan Anak Yatim Piatu

Peringati Hari Asyura, GP Ansor Karawang Santuni Puluhan Anak Yatim Piatu

21
Ketua GP Ansor Karawang, Ahmad Syahid saat memberikan santunan untuk para anak yatim piatu (Foto: Ist)

KARAWANG- Mengisi kegiatan di Bulan Muharam 1447 Hijriyah, Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kabupaten Karawang menyantuni puluhan anak yatim piatu di Majelis Taklim Nurul Amal Kelurahan Karangpawitan, Kecamatan Karawang Barat, Sabtu (12/7/2025)

Ketua pelaksana santunan Subhiyana mengatakan, kegiatan ini sesuai dengan instruksi Pimpinan Pusat (PP) GP Ansor untuk memeriahkan tahun baru Islam 1447 Hijriyah. Santunan diberikan tidak hanya pada masyarakat umum, akan tetapi juga pada anak yatim piatu dari kader Ansor dan Banser.

“Ini rangkaian kegiatan dalam memeriahkan tahun baru Islam, kali ini kami menyantuni sedikitnya 50 anak yatim piatu yang tersebar di berbagai kecamatan,” katanya.

Baca juga: Gelombang PHK: Ini 10 Profesi Paling Terdampak di Indonesia

Subhiyana mengucapkan terima kasih pada seluruh kader GP Ansor Karawang dan pihak lainnya yang turut serta mensukseskan kegiatan santunan anak yatim piatu ini.

“Santunan ini berasal dari pengurus, kader dan pihak lain yang turut menitipkan sebagian hartanya untuk kami bagikan pada anak-anak yatim piatu. Kami tidak ingin hanya menjadi sebagai penyelenggara tapi turut serta menyumbangkan sebagian rejeki para kader untuk membantu anak yatim piatu,” ucapnya.

Ketua Pimpinan Cabang (PC) GP Ansor Kabupaten Karawang Ahmad Syahid menambahkan, santunan yatim piatu ini bukan kali ini saja dilaksanakan GP Ansor, tahun lalu pun diadakan kegiatan serupa. Hal ini menunjukan, bahwa GP Ansor tidak hanya hadir di ruang dialektika gerakan kepemudaan saja, akan tetapi hadir di ruang sosial kemasyarakatan.

“Santunan yang kami berikan memang tidak besar, tapi semoga bisa bermanfaat,” paparnya.

Baca juga: Bawaslu Karawang Serahkan Saran Perbaikan PDPB ke KPU

Kemudian, tambahnya, GP Ansor juga mendorong pada Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Karawang untuk meningkatkan kehadirannya dalam pemberdayaan anak-anak yatim. Tidak hanya hadir saat peringatan Muharam saja dengan memberikan santunan tapi lebih pada program berkesinambungan untuk anak-anak yatim.

“Misalkan pemda membuat kebijakan pendidikan gratis untuk anak-anak yatim. Atau ada program lain untuk pengembangan anak-anak yatim,” tutupnya. (rls)