KARAWANG – Penjualan hewan kurban di Kabupaten Karawang, Jawa Barat, mengalami penurunan signifikan menjelang Idul Adha 2025.
Asep Suhendar (39), salah satu pedagang kambing asal Purwakarta yang berjualan di pinggir irigasi wilayah Guro, mengakui penjualan tahun ini tidak seramai tahun-tahun sebelumnya.
“Untuk tahun ini, penjualan turun drastis dibandingkan tahun sebelumnya. Sekarang banyak pedagang yang mengeluhkan penjualan sangat minim,” ujarnya kepada tvberita pada Rabu, 7 Juni 2025.
Baca juga: Fakultas Hukum UNSIKA Gandeng Forum HRD KIIC Kembangkan Program MBKM Berbasis Industri
Asep sudah berjualan hewan kurban sejak tahun 2000 dan baru kali ini merasakan kelangkaan pembeli. Di lapaknya, ia menyediakan sekitar 100 ekor kambing, namun baru terjual separuh atau sekitar 50 ekor lebih. Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, ketika memasuki H-2 Idul Adha, hewan kurban yang dibawa Asep biasanya hanya tersisa sekitar 15 ekor saja.
“Sekarang kalah sama sapi, di pasar juga banyak yang tidak laku. Tapi di saya alhamdulillah ada saja pembeli, kalau lihat pedagang lain kasihan,” tambahnya.
Harga Turun, Pembelian Turun
Meski harga kambing tahun ini mengalami penurunan, Asep mengaku lesu karena jumlah pembeli juga menurun.
Baca juga: NPCI Karawang Siap Cetak Atlet Disabilitas Berprestasi di PEPARDA 2026
“Harga turun dari tahun-tahun sebelumnya. Kalau dulu misal 4 juta rupiah, sekarang 3 juta rupiah juga dapat. Mungkin karena kondisi ekonomi sedang sulit,” katanya.
“Kambing ini dari Purwakarta, kalau tidak terjual ya akan dibawa lagi ke kampung. Saya selalu jualan di Karawang dan pindah-pindah lokasi. Selain jualan hewan kurban, saya juga berdagang sate Maranggi di kampung,” pungkasnya. (*)














