KARAWANG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karawang terus berupaya meningkatkan capaian Monitoring Center for Prevention (MCP) dari angka 86 persen menjadi 90 persen. MCP adalah program yang dikembangkan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk memantau efektivitas pencegahan korupsi di berbagai daerah.
Bupati Karawang, Aep Syaepuloh, mengungkapkan bahwa capaian MCP Karawang telah menunjukkan kemajuan signifikan dibandingkan tahun 2023 yang hanya mencapai 34 persen. “Saat ini sudah lampu hijau. Dari 27 kabupaten/kota di Jawa Barat, Karawang berada di posisi 9,” ujar Aep di Plaza Pemda Karawang, Senin, 25 November 2024.
Baca juga: Korban Bullying di SDN Jayamukti Meninggal Dunia
Aep optimistis target 90 persen dapat tercapai dan berharap posisi Karawang dapat naik ke lima besar di Jawa Barat. “Sekarang kita kejar, mudah-mudahan bisa sampai 5 besar. Gak ada batas waktu, kita kebut. Insyaallah setelah akhir tahun ini, kita targetkan 90 persen. Gak ada yang gak bisa, yakin,” tegasnya.
SPI Karawang Ditargetkan Naik
Selain MCP, Pemkab Karawang juga fokus pada peningkatan nilai Survei Penilaian Integritas (SPI). Inspektor Pembantu Khusus Inspektorat Karawang, Taopik, menjelaskan bahwa nilai SPI menjadi indikator penting untuk menilai tingkat kerawanan korupsi di suatu daerah.
“Nilai SPI Karawang pada 2023 adalah 73,3 persen. Kalau kurang dari 73 persen masuk kategori rawan korupsi, di atas 73 sampai 78 persen kategori waspada,” jelas Taopik. Ia menargetkan capaian SPI Karawang meningkat menjadi 75 persen.
Taopik menambahkan bahwa SPI melibatkan tiga jenis responden: internal (pegawai negeri sipil), eksternal (masyarakat pengguna layanan), dan ahli (seperti akademisi dan pengacara). Namun, dokumen yang menjadi dasar penilaian sering kali tidak terbit bersamaan sehingga memengaruhi capaian akhir.
Baca juga: Diduga Kampanye di Masa Tenang, Aktivis Santri Karawang Laporkan Timses 01 ke Bawaslu
Meski demikian, ia menyebutkan nilai SPI Karawang lebih tinggi dibandingkan rata-rata provinsi dan nasional. “Kalau dicek ke kabupaten/kota lain, MCP 90 persen itu belum ada yang mencapainya. Rata-rata masih 80 persen. Jadi, kita optimistis Karawang bisa lebih baik,” tutupnya. (*)














