Beranda Headline PD ‘Aisyiyah Karawang Tekan Angka Zero Dose di Lima Kecamatan

PD ‘Aisyiyah Karawang Tekan Angka Zero Dose di Lima Kecamatan

16
Zero dose
PD 'Aisyiyah Muhammadiyah Kabupaten Karawang menekan jumlah anak dengan zero dose melalui program advokasi (Foto: Istimewa)

PD ‘Aisyiyah Muhammadiyah Kabupaten Karawang menekan jumlah anak dengan zero dose melalui program advokasi

KARAWANG – Pimpinan Daerah (PD) ‘Aisyiyah Muhammadiyah Kabupaten Karawang mengambil peran aktif dalam menekan jumlah anak dengan zero dose melalui program advokasi dan sosialisasi imunisasi anak di lima kecamatan prioritas.

Program ini menyasar 1.900 anak dengan zero dose, yaitu bayi dan balita yang sama sekali belum pernah menerima imunisasi, bahkan satu dosis pun. Ketua PD ‘Aisyiyah Karawang, Kholis Musfaroh Slamet, mengatakan kegiatan tersebut berlangsung intensif sejak Juni hingga November 2025.

Baca juga: Remaja Asal Karawang Masuk Daftar Hacker Terbaik Indonesia Versi Google

“Tujuan kegiatan ini adalah menggiring dan mengajak ibu hamil serta anak usia 0–4 bulan agar segera mengikuti imunisasi anak,” ujarnya dalam kegiatan yang digelar di Masjid Al-Ghammar Muhammadiyah, Jumat (4/7/2025).

Kholis menambahkan, masih banyak masyarakat yang menganggap imunisasi anak tidak penting. Padahal, risiko penyakit seperti polio, campak, cacar, dan lumpuh layu bisa menyerang jika anak tidak diimunisasi.

Berdasarkan data, ada 3.790 anak dengan zero dose di Karawang. Jumlah ini tergolong tinggi di tingkat Jawa Barat. Untuk itu, PD ‘Aisyiyah Karawang berkolaborasi dengan Dinas Kesehatan (Dinkes) Karawang dan mengerahkan 20 kader untuk melakukan penyuluhan secara mobiling.

“Kita punya 20 kader lapangan, mereka turun langsung menyosialisasikan pentingnya imunisasi ke rumah-rumah,” terang Kholis.

Lima kecamatan menjadi fokus utama karena angka zero dose tergolong tinggi, yakni:

  • Cikampek: 787 anak
  • Batujaya: 430 anak
  • Rengasdengklok: 232 anak
  • Karawang Barat: 157 anak
  • Lemahabang: 294 anak

Dari total 1.900 sasaran primer, ditargetkan sebanyak 570 orang mendapatkan edukasi langsung, dan 342 anak (60 persen) di antaranya bisa mendapatkan imunisasi anak.

Sementara itu, perwakilan Majelis Kesehatan Pimpinan Pusat (PP) ‘Aisyiyah Divisi Pemberdayaan Masyarakat, Diah Lestari Budiarti, mengungkapkan bahwa inisiatif ini menjadi pilot project nasional.

Baca juga: Kerja Sama Unsika dan KONI Karawang, Kampus Jadi Pusat Pembinaan Atlet

“Program PD ‘Aisyiyah Karawang ini menjadi contoh bagi daerah lain. Harapannya, angka zero dose di Karawang dapat turun signifikan,” ujarnya.

Untuk memperkuat edukasi di masyarakat, kegiatan ini juga menghadirkan narasumber dari Dinas Kesehatan, Majelis Tarjih Muhammadiyah, dan petugas teknis, termasuk pembahasan mengenai kehalalan imunisasi menurut fatwa Muhammadiyah.

“Ada juga pembahasan soal perspektif keagamaan agar tidak ada keraguan terhadap imunisasi,” tutupnya. (*)