Beranda Headline Musrenbang RKPD Karawang 2026 Sukses Digelar, Inovasi Daerah Jadi Sorotan

Musrenbang RKPD Karawang 2026 Sukses Digelar, Inovasi Daerah Jadi Sorotan

29
RKPD Karawang
Musrenbang RKPD Karawang 2026 menjadi ajang kolaborasi lintas sektor dalam merancang pembangunan yang lebih inklusif. (Foto: Istimewa)

KARAWANG – Pelaksanaan Musrenbang RKPD Karawang 2026 berlangsung sukses dengan tingkat partisipasi tinggi dari berbagai unsur pemangku kepentingan. Kegiatan yang digelar di Aula Husni Hamid, Kamis (9/4/2026) ini menjadi momentum strategis dalam menyusun arah pembangunan daerah yang lebih terarah dan partisipatif.

Dalam Musrenbang RKPD Karawang 2026, seluruh dinas di lingkungan Pemerintah Kabupaten Karawang turut hadir. Kegiatan ini tidak hanya menjadi forum perencanaan, tetapi juga wadah kolaborasi lintas sektor dalam menjawab tantangan pembangunan.

Baca juga: Jayakerta Raih Juara 2 Renstra Terbaik di Musrenbang RKPD Karawang 2026

Kepala Perencanaan Bappeda Karawang, Amran Ridwan Salam, menegaskan bahwa Musrenbang RKPD Karawang 2026 merupakan tahapan wajib dalam proses perencanaan pembangunan daerah yang harus dilaksanakan secara sistematis dan terstruktur.

“Konsep acara kali ini dipadukan dengan Pekan Inovasi Riset Daerah, sehingga tidak hanya fokus pada perencanaan, tetapi juga menampilkan berbagai inovasi,” ujarnya.

Ia menjelaskan, inovasi yang dipamerkan dalam Musrenbang RKPD Karawang 2026 berasal dari berbagai kalangan, mulai dari perguruan tinggi, sekolah, masyarakat umum, hingga aparatur sipil negara (ASN). Seluruh inovasi tersebut merupakan hasil pengembangan sepanjang tahun 2025.

Selain itu, pelaksanaan Musrenbang RKPD Karawang 2026 juga melibatkan kelompok yang selama ini kurang terwakili, seperti Forum Anak, penyandang disabilitas, serta PKK. Hal ini menjadi upaya pemerintah daerah dalam mewujudkan perencanaan yang inklusif dan berkeadilan.

“Kami melibatkan seluruh instansi dan elemen masyarakat. Musrenbang memiliki pedoman yang jelas dan harus dilaksanakan sesuai ketentuan,” tegasnya.

Meski demikian, Amran mengakui adanya keterbatasan waktu yang membuat sesi diskusi dalam Musrenbang RKPD Karawang 2026 belum berjalan maksimal. Untuk itu, pihaknya berencana menggelar forum lanjutan guna menampung aspirasi masyarakat secara lebih mendalam, khususnya terkait pembangunan infrastruktur.

“Ke depan, kami akan membuka ruang diskusi lebih luas agar aspirasi masyarakat dapat terserap secara optimal,” katanya.

Baca juga: CKG RSUD Jatisari Sasar Deteksi Dini Penyakit, Kolesterol dan Hipertensi Dominan

Ia juga menegaskan bahwa penghargaan yang diberikan dalam kegiatan ini ditujukan bagi OPD dan kecamatan dengan perencanaan serta implementasi Rencana Strategis (Renstra) terbaik.

Melalui Musrenbang RKPD Karawang 2026, pemerintah daerah berharap proses perencanaan tidak hanya menjadi formalitas, tetapi mampu menghasilkan kebijakan yang berdampak nyata bagi masyarakat. (*)