
beritapasundan.com – Universitas Singaperbangsa Karawang (UNSIKA) melalui Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) tengah menyiapkan langkah strategis untuk menjawab kebutuhan dunia pendidikan di era digital. FEB UNSIKA berencana membuka dua Program Studi (Prodi) baru, yaitu Prodi Kewirausahaan dan Prodi Bisnis Digital.
Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kemahasiswaan FEB UNSIKA, Assoc. Prof. Dr. Gusganda SM, S.E. M.M., mengungkapkan bahwa peluang pendirian Prodi Kewirausahaan dan Prodi Bisnis Digital muncul dari dinamika akademik yang berkembang di kampus dan masyarakat.
Baca juga: Lulus dengan IPK 3,89, Ico Jadi Wisudawan ADik Papua Terbaik Unsika
“Saya melihat peluang ini dari mata kuliah kewirausahaan yang selalu menyelenggarakan bazar yang digelar tiap tahun. Kenapa tidak kita bawa ke ranah Prodi Kewirausahaan dan Prodi Bisnis Digital? Banyak aspek di Karawang yang mendukung,” ujarnya.
Menurut Assoc. Prof. Dr. Gusganda SM, usulan pendirian Prodi Kewirausahaan dan Prodi Bisnis Digital mendapat dukungan dari Dekanat serta Wakil Rektor Bidang Akademik, Prof. Dr. Saryono, S.Kp., M.Kes. Selain melihat potensi mahasiswa, pihak fakultas juga mempertimbangkan pertumbuhan UMKM di Purwakarta, Subang dan Karawang (Purwasuka).
“UMKM terus tumbuh di desa maupun di kota Karawang. Potensi itu sejalan dengan arah pengembangan UNSIKA,” katanya. Ia menegaskan bahwa kehadiran dua Prodi tersebut diharapkan mampu membawa UNSIKA untuk Humanis, Berdaya Saing, Mendunia, dan dapat bersaing dengan kampus besar yang ada di Jawa Barat.
Jika terealisasi pada tahun 2026, Prodi Kewirausahaan dan Prodi Bisnis Digital akan menjadi program komprehensif yang dimana dapat berfungsi sebagai Inkubator Bisnis bagi wilayah Purwasuka. Selain itu, FEB UNSIKA membuka peluang kerja sama dengan berbagai pihak, termasuk mitra internasional seperti Malaysia dan Thailand, untuk memperkuat Indikator Kinerja Utama (IKU) Fakultas.
“Karawang punya banyak hal yang bisa diangkat. Bahkan pihak Kementerian dan Rumah BUMN siap mendukung Bazar Nasional seperti Bazar yang diselenggarakan di FEB UNSIKA (Bazar Sustainofest) sebagai salah satu dasar untuk pendirian kedua Prodi tersebut,” ucapnya.
Baca juga: UNSIKA Wisuda 1.571 Lulusan, Rekor Terbanyak Sepanjang Sejarah Kampus
Assoc. Prof. Dr. Gusganda SM. menegaskan kembali bahwa FEB UNSIKA berkomitmen menghadirkan Prodi Kewirausahaan dan Prodi Bisnis Digital sebagai penggerak ekosistem bisnis baru.
“Program ini diharapkan menjadi pusat inkubasi bisnis yang relevan dengan kebutuhan dan tantangan ekonomi digital,” pungkasnya. (*)













