Beranda Headline Menggali Kembali Substansi Pemilu 2024

Menggali Kembali Substansi Pemilu 2024

192
Pengambilan Nomor Urut Capres-cawapres (Foto: KPU RI)

Beritapasindan.com- Pemilihan Umum (Pemilu) tahun 2024 sebentar lagi akan digelar, tepatnya pada hari rabu tanggal 14 Februari 2024. Rakyat Indonesia akan memilih calon pemimpin mereka dari mulai DPRD Kabupaten/Kota, DPRD Provinsi, DPR RI, DPD, hingga Presiden dan Wakil Presiden.

Hajat besar semua rakyat Indonesia yang diselenggarakan tiap 5 tahunan sekali ini begitu sakral, karena Pemilu hakikatnya adalah implementasi dari negara demokrasi, dan demokrasi tercermin pada Dasar/Falsafah Negara kita, Pancasila, tepatnya sila ke-4: “Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmah kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan.”

Dan memilih calon pemimpin pada Pemilu merupakan implementasi ketaatan kepada Ulil Amr’ (Pemerintah yang sah), jadi tenang saja, hajat besar 5 tahunan ini dilindungi oleh konstitusi dan ayat suci.

Baca juga: Panwaslu Ciampel Awasi Pembagian Bansos Pemerintah

Nah, pada konteks Pemilu, ada beberapa prinsip yang mesti terus digaungkan, diantaranya:

1. Demokrasi sifatnya terbuka dan bebas menentukan pilihan. Dan ingatlah bahwa manusia adalah alam, dan alam itu memiliki kaidah: العالم حادث وكل حادث متغير (al-‘ālamu hāditsun wa kullu hādistin mutaghayyirun) “alam itu baru, dan tiap yang baru selalu berubah (dinamis)”.

Dulu kawan sekarang lawan, dulu lawan sekarang kawan. Dulu oposisi, sekarang pro-pemerintah, dan sebaliknya. Itulah politik, itulah manusia, karena ia alam, maka ia bisa berubah. Maka, jangan terlalu fanatik, menjelek-jelakkan calon pemimpin kita, apalagi sampai saling mencela dan menjatuhkan orang lain yang berbeda pilihan dengan kita.

Yang jelas, suara rakyat akan menentukan siapa pemimpin terbaik yang dicintai oleh rakyat. Dan rakyat Indonesia sudah sangat dewasa dan mengerti untuk bisa menentukan siapa yang terbaik bagi masa depan bangsa dan negara. Rakyat Indonesia tahu betul siapa pemimpin terbaik yang akan meneruskan estafeta kepemimpinan negeri ini.