Beranda Headline Mengenal Penyakit Berbahaya yang Ditularkan Tikus dan Tips Pencegahannya

Mengenal Penyakit Berbahaya yang Ditularkan Tikus dan Tips Pencegahannya

11
Penyakit tikus
Foto: Ilustrasi/net.

beritapasundan.com – Tikus dikenal sebagai salah satu hewan yang membawa berbagai penyakit berbahaya bagi manusia. Kehadirannya di sekitar tempat tinggal tidak hanya mengganggu, tetapi juga berpotensi membahayakan kesehatan. Beberapa penyakit yang dibawa tikus dapat menular ke manusia melalui kontak langsung dengan urine, kotoran, air liur, atau bahkan melalui kutu yang ada pada tubuh tikus. Berikut ini adalah beberapa penyakit yang umum ditularkan oleh tikus beserta cara pencegahannya:

Baca juga: Cara Efektif Membakar Lemak Setelah Makan Gorengan

1. Leptospirosis: Leptospirosis adalah infeksi bakteri yang disebabkan oleh bakteri Leptospira yang sering ditemukan dalam urine tikus. Penyakit ini dapat menular melalui air atau tanah yang terkontaminasi urine tikus. Gejalanya meliputi demam tinggi, nyeri otot, dan sakit kepala, bahkan dapat menyebabkan kerusakan organ dalam kasus parah.

Pencegahan: Hindari kontak dengan air tercemar, gunakan alat pelindung saat bekerja di area berisiko, dan jaga kebersihan lingkungan.

2. Hantavirus: Virus ini menyebabkan sindrom paru hantavirus (HPS) dan demam berdarah ginjal (HFRS). Hantavirus menyebar melalui udara yang tercemar oleh urin atau kotoran tikus, dan infeksi ini berbahaya bagi pernapasan.

Pencegahan: Jaga kebersihan rumah, pastikan ventilasi baik, dan gunakan pelindung saat membersihkan kotoran tikus.

3. Salmonellosis: Salmonellosis adalah infeksi yang disebabkan oleh bakteri Salmonella, umumnya ditemukan pada kotoran tikus. Gejalanya mencakup diare, demam, dan kram perut.

Pencegahan: Simpan makanan dalam wadah tertutup, bersihkan area makanan, dan cuci tangan setelah kontak dengan permukaan yang mungkin terkontaminasi.

4. Murine Typhus (Tifus Tikus): Tifus tikus disebabkan oleh bakteri Rickettsia typhi yang dibawa oleh kutu pada tikus. Penyakit ini menular melalui gigitan kutu tikus.

Pencegahan: Kendalikan populasi tikus dan gunakan perlindungan terhadap kutu.

5. Pes (Plague): Infeksi bakteri serius ini disebabkan oleh Yersinia pestis dan menyebar melalui kutu tikus. Gejalanya meliputi demam tinggi dan pembengkakan kelenjar.

Pencegahan: Hindari area yang berpotensi terdapat tikus dan jaga kebersihan lingkungan.

Baca juga: Waktu Terbaik untuk Minum Kopi agar Lebih Berenergi

Cara Mencegah Kehadiran Tikus di Rumah:

Menjaga kebersihan lingkungan, menutup celah rumah, memasang perangkap, dan mengelola limbah makanan secara baik dapat membantu mengurangi risiko kehadiran tikus. (*)