Beritapasundan.com- Kopi gajah atau yang dikenal sebagai Elephant Coffee merupakan salah satu jenis kopi eksotis yang proses pembuatannya melibatkan pencernaan gajah. Sama seperti kopi luwak, biji kopi dimakan oleh gajah terlebih dahulu kemudian dikeluarkan kembali bersama kotoran, lalu dibersihkan, dikeringkan, dan diproses menjadi biji kopi siap sangrai.
Proses fermentasi alami di dalam tubuh gajah inilah yang membuat cita rasa kopi menjadi sangat khas dan berbeda dari kopi pada umumnya.
Asal dan Proses Pembuatannya
Kopi gajah banyak ditemukan di beberapa negara Asia seperti Thailand, Laos, dan sebagian wilayah Indonesia yang memiliki kawasan konservasi gajah. Biji kopi terbaik—biasanya varietas arabika—diberikan kepada gajah sebagai pakan tambahan.
Selama berada dalam sistem pencernaan gajah, biji kopi mengalami proses fermentasi alami yang memengaruhi rasa dan aroma kopi. Biji kemudian dipungut, dibersihkan secara higienis, dijemur, dan diproses seperti kopi biasa sebelum disangrai.
Karena prosesnya tidak bisa diproduksi massal, kopi gajah menjadi salah satu kopi dengan nilai ekonomi tinggi dan sulit ditemukan
Rasa kopi gajah sering digambarkan sebagai perpaduan antara earthy (tanah), cokelat, herbal, dan sedikit floral, dengan tingkat kepahitan ringan.














