Beranda News Manfaatkan Energi Hijau, Primaya Hospital Karawang Resmi Gunakan Tenaga Surya

Manfaatkan Energi Hijau, Primaya Hospital Karawang Resmi Gunakan Tenaga Surya

17
Tenaga surya primaya karawang
Primaya Hospital Karawang mencatat sejarah baru sebagai rumah sakit pertama di Kabupaten Karawang yang mengoperasikan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) atap. 

KARAWANG — Primaya Hospital Karawang mencatat sejarah baru sebagai rumah sakit pertama di Kabupaten Karawang yang mengoperasikan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) atap.

Inisiatif ini menjadi langkah nyata komitmen Primaya Hospital Group terhadap inovasi dan keberlanjutan lingkungan, sekaligus mendukung target pemerintah Indonesia mencapai Net Zero Emission (NZE) pada tahun 2060.

Fasilitas PLTS atap yang dibangun di atas lahan seluas 1.123 meter persegi dengan kapasitas 164,7 kWp ini diresmikan oleh jajaran pejabat pusat dan daerah, di antaranya drg. Yuli Astuti Saripawan, M.Kes (Direktur Pelayanan Kesehatan Rujukan Kemenkes RI), Hafidz Aditya (perwakilan ESDM Jawa Barat), Leona A. Karnali (CEO Primaya Hospital Group), dan Adhi Laksmanaputra (VP Commercial Xurya Daya Indonesia).

Baca juga: Ada Modus Penipuan Mengatasnamakan Primaya Hospital Karawang, Ini Penjelasan Direksi

Dengan kapasitas tersebut, instalasi PLTS atap di Primaya Hospital Karawang mampu menghasilkan energi bersih sekitar 241.330 kWh per tahun, atau setara dengan kebutuhan listrik lebih dari 290 rumah tangga.

Pemanfaatan energi terbarukan ini juga berhasil menekan emisi karbon hingga 215.749 kilogram per tahun, setara dengan menanam hampir 2.900 pohon dan menghemat lebih dari 129.000 liter bensin setiap tahunnya.

Direktur Pelayanan Kesehatan Rujukan Kemenkes RI, drg. Yuli Astuti Saripawan, M.Kes, mengapresiasi langkah Primaya Hospital Group sebagai bentuk nyata kontribusi sektor kesehatan terhadap keberlanjutan energi.

“Rumah sakit memiliki peran penting dalam mendorong efisiensi energi dan pelestarian lingkungan tanpa mengurangi mutu layanan kesehatan. Upaya seperti ini menunjukkan bahwa sektor kesehatan dapat menjadi contoh penerapan energi bersih di Indonesia,” ujarnya.

Sementara itu, Adhi Laksmanaputra, VP Commercial Xurya Daya Indonesia, menjelaskan bahwa sistem PLTS di Primaya Hospital Karawang dirancang untuk beroperasi optimal hingga lebih dari 20 tahun.

“Sistem ini mendukung pasokan listrik yang stabil selama 24 jam operasional rumah sakit. Kolaborasi ini menunjukkan bahwa teknologi energi bersih dapat berjalan seiring dengan layanan kesehatan modern,” ungkapnya.

Baca juga: Anggar Karawang Targetkan Juara Umum Porprov 2026, Robin Optimis Minimal 5 Emas

CEO Primaya Hospital Group, Leona A. Karnali, menyebut, keberhasilan PLTS atap di Primaya Hospital Bekasi Timur sebelumnya menjadi inspirasi untuk menerapkan teknologi serupa di Karawang.

“Selama satu tahun, PLTS di Bekasi Timur telah menghemat lebih dari 477 ribu kWh energi dan efisiensi biaya sekitar 68 juta rupiah. Melihat manfaat tersebut, kami menghadirkan inisiatif serupa di Karawang sebagai langkah konkret menuju layanan kesehatan berkelanjutan,” ujarnya.

Tenaga surya primaya karawang
Primaya Hospital Karawang mencatat sejarah baru sebagai rumah sakit pertama di Kabupaten Karawang yang mengoperasikan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) atap.

Leona menambahkan, penerapan energi surya sejalan dengan semangat ulang tahun ke-19 Primaya Hospital Group bertema “19 Years with You – Caring Beyond Boundaries.”

“Kami tidak hanya menjaga kesehatan pasien, tetapi juga kesehatan lingkungan sebagai bagian dari tanggung jawab kami terhadap masa depan yang lebih hijau,” tegasnya.

Baca juga: Peringati Hari Pahlawan, Wakil Bupati Karawang Tekankan Pentingnya Melanjutkan Perjuangan

Sementara Wakil Bupati Karawang, Maslani, yang hadir mewakili Bupati Aep Syaepuloh, turut memberikan apresiasi tinggi atas inisiatif tersebut.

Dengan diresmikannya PLTS atap ini, Maslani berharap Primaya Hospital Karawang menjadi pionir dalam memadukan inovasi teknologi dan tanggung jawab lingkungan demi masa depan yang berkelanjutan.

“Langkah Primaya Hospital Karawang menjadi contoh nyata komitmen terhadap energi hijau dan pelayanan kesehatan ramah lingkungan. Semoga ini menginspirasi lebih banyak rumah sakit, industri, dan masyarakat untuk ikut mendorong transformasi energi bersih di Karawang,” katanya. (*)