
KARAWANG – Di tengah perkembangan era digital, penulisan karya ilmiah kini ikut bertransformasi mengikuti kemajuan teknologi. Menyadari pentingnya adaptasi terhadap kecerdasan buatan, mahasiswa Pascasarjana Administrasi Pendidikan Universitas Singaperbangsa Karawang (Unsika) menggelar workshop bertema “Penulisan Karya Ilmiah Berbasis Artificial Intelligence (AI)” di Aula Husni Hamid, Jumat (10/10/2025).
Kegiatan yang berlangsung dari pukul 08.00 hingga 15.00 WIB ini diikuti oleh mahasiswa program sarjana (S1) dan pascasarjana (S2) Unsika. Workshop ini menjadi wadah bagi mahasiswa untuk memahami cara memanfaatkan Artificial Intelligence (AI) dalam menyusun karya ilmiah dan jurnal penelitian.
Ketua pelaksana, Uus, menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan mengintegrasikan AI dalam penulisan karya ilmiah, tanpa mengabaikan aspek berpikir kritis penulis.
Baca juga: Sanema Tour Gelar Karawang Bershalawat, 2.500 Jamaah Padati Masjid Al-Jihad
“Konsep acara hari ini adalah mengintegrasikan intelegensia dalam menyusun karya ilmiah, khususnya jurnal. Meski menggunakan AI, kerangka berpikir tetap harus dibuat oleh penulis,” ujar Uus.
Ia menambahkan, dengan bantuan AI, proses riset dan penulisan bisa dilakukan lebih cepat.
“Kalau dulu kita harus membuka Google Scholar dan membaca banyak referensi satu per satu, sekarang dengan bantuan AI prosesnya jauh lebih efisien,” jelasnya.
Menurut Uus, penggunaan AI mampu memangkas waktu riset yang biasanya memakan 1–2 hari menjadi sekitar 15 menit saja. Namun, ia menekankan pentingnya memakai AI versi berbayar untuk mendapatkan hasil yang lebih akurat dan relevan.
“Kalau pakai yang gratis, tingkat ketepatan katanya kurang baik dan hasilnya sering acak,” tambahnya.
Lebih lanjut, Uus mengingatkan agar mahasiswa tidak hanya memahami teori, tetapi juga memiliki kepekaan terhadap fenomena sosial dan isu kepercayaan yang berkembang di masyarakat.
Baca juga: Disdikpora Karawang Tegaskan Program Donasi Rp1.000 Masih dalam Kajian
“Mahasiswa harus bisa melihat peluang dan memahami trust issue yang sedang berkembang,” tuturnya.
Melalui workshop ini, mahasiswa diharapkan mampu menghasilkan karya ilmiah berbasis riset dan teknologi, serta dapat mengembangkan hasilnya menjadi jurnal yang layak publikasi.
“Tujuan akhirnya, hasil karya ilmiah peserta bisa dikembangkan menjadi jurnal dan disubmit ke situs resmi,” pungkasnya. (*)













