
KARAWANG – Ratusan massa dari unsur mahasiswa dan pelajar menggelar aksi damai di depan Gedung DPRD Karawang, Senin (1/9/2025).
Dalam aksinya, massa membawa sejumlah tuntutan, antara lain pengecaman terhadap praktik korupsi, penolakan segala bentuk perampasan hak rakyat, desakan agar DPRD lebih berpihak kepada masyarakat, serta meminta pengadilan terhadap aparat yang melakukan kekerasan terhadap demonstran.
Baca juga: Pemkab Karawang Gelar Gerakan Pangan Murah Serentak di 30 Kecamatan
Mereka juga menuntut DPRD Karawang memperjuangkan kesejahteraan rakyat dengan membuka lebih banyak lapangan kerja, pendidikan gratis, serta akses kesehatan yang mudah.
“Atas nama masyarakat Karawang, kami menuntut dan mengecam segala bentuk ketidakadilan,” teriak salah satu orator dari atas mobil komando.
Massa memberikan batas waktu 3×24 jam kepada DPRD Karawang untuk menyampaikan pernyataan terbuka. Jika tidak, mereka mengancam akan kembali dengan jumlah massa yang lebih besar.
“Kami memberikan somasi kepada DPRD Karawang. Apabila lebih dari tiga hari tidak ada transparansi, maka kami akan mengepung DPRD Karawang dengan massa yang lebih besar,” ujar perwakilan aksi.
Menanggapi hal tersebut, Ketua DPRD Karawang, Endang Sodikin, menyatakan pihaknya siap mendengarkan dan memperjuangkan aspirasi mahasiswa dan pelajar.
Baca juga: SMKN 1 Karawang Larang Siswa Ikut Demo, Sanksi hingga Dikeluarkan
“Kami tentu saja selalu menerima masukan. Semua aspirasi yang tadi disampaikan sangat kami pahami. Ketua fraksi hadir, dan kami akan segera membahas tuntutan itu serta memberikan jawaban dalam waktu 3×24 jam,” tegas Endang.
Aksi massa berlangsung tertib sejak pukul 16.00 hingga 17.00 WIB. Tidak ada tindakan anarkis, dan dialog rakyat diakhiri dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya secara bersama-sama. (*)













