KARAWANG- Mantan Anggota DPRD, Nurali, S.Pd.I di sahkan sebagai ketua Mabincab (Majlis Pembina Cabang) PMII Karawang, pada pelantikan PC PMII Karawang masa khidmat 2024/2025 yang bertempat di RM Lebak sari, Jumat (13/09/24)
Majlis Pembina sebagaimana di atur dalam AD/ART PMII memiliki tugas dan fungsi yaitu memberikan nasihat, gagasan pengembangan dan saran kepada pengurus PMII baik di minta maupun tidak serta membina dan mengembangkan secara informal kader-kader PMII di bidang intelektual dan profesi.
Dalam sambutannya Nurali mengungkapkan bahwa PMII memiliki potensi besar untuk ikut serta memajukan Kabupaten Karawang. PMII juga harus terlibat dalam mensukseskan pesta demokrasi pilkada Kabupaten Karawang, salah satu nya dengan memberikan suara politiknya nanti di TPS.
Adapun perbedaan pilihan bagi PMII hal yang wajar. Namun sebagai kader intelektual, dalam memilih calon pemimpin karawang kedepan, PMII harus berdasarkan analisa yang matang, memiliki argumentasi yang kuat, dalam kerangka memajukan Karawang.
Baca juga: Gandeng Unsika, Bawaslu RI Gelar Acara Bawaslu Ngampus
“Kita sebentar lagi akan menghadapi pilkada, tidak perlu khawatir dengan perbedaan pilihan politik, kalaupun ada perbedaan sesama keluarga PMII itu hal biasa, tidak harus baper apalagi saling bermusuhan, saling menyingkirkan, itu bukan karakter PMII. Kalau masih marah sesama keluarga PMII berarti kedewasaan berpolitiknya belum matang” kata Nurali
Nurali juga menyampaikan, PMII di periode sekarang boleh merubah pola gerakannya. Kalau dulu masih memakai pola gerakan ekstra parlemen, demonstrasi, advokasi masyarakat pinggiran. Sekarang bisa dengan gerakan advokasi kebijakan dan advokasi regulasi, menurut Nurali ini lebih efektif dan mengena.
“Bupati Aep Syaepuloh adalah orang baik yang welcome, mau duduk bareng dan diskusi dengan PMII, mau mendengar ide gagasan dan masukan-masukan dari PMII. Selama ide, gagasan dan kritik itu demi kepentingan karawang lebih maju dan lebih sejahtera” tambah Nurali
Baca juga: KOPRI PMII Karawang Desak Kemeneg Buat Satgas PPKS di Pondok Pesantren
Meski Nurali sendiri di anggap memiliki kedekatan dengan salah satu pasangan calon di Pilkada Karawang, sebagai Ketua Mabincab dirinya tidak akan memaksakan kader PMII mengikuti kehendaknya, tapi kalau bisa tetap berada di garis Ketua Mabincab.
“Tidak ada paksaan bagi kader PMII dalam memilih calon bupati tapi kalo mau ikut arahan ketua mabincab itu lebih baik” ujar mantan ketua PC PMII Karawang ini.
Sebagaimana di ketahui Nurali sendiri merupakan salah satu alumni PMII Karawang yang memiliki hubungan cukup dekat dengan Bupati Karawang H. Aep Syaepuloh, sejak menjabat Wakil Bupati hingga saat ini menjadi Bupati Karawang, yang sekarang sedang mencalonkan diri sebagai Bupati pada Pilkada Karawang tahun 2024. ***














