Beranda Headline Luapan Citarum–Cibeet, Pemkab Karawang Perkuat Mitigasi Banjir

Luapan Citarum–Cibeet, Pemkab Karawang Perkuat Mitigasi Banjir

6
Rieke Diah Pitaloka
Pemkab Karawang bersama Anggota DPR RI Rieke Diah Pitaloka meninjau warga terdampak banjir di Karangligar. (Foto: Istimewa)

KARAWANG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab Karawang) menerima kunjungan Anggota DPR RI Rieke Diah Pitaloka untuk meninjau langsung kondisi warga terdampak banjir di sejumlah wilayah Kabupaten Karawang, Sabtu (24/1/2026).

Kunjungan diawali dengan peninjauan lokasi banjir di Kelurahan Tanjungpura, kemudian dilanjutkan ke kawasan Sian Djin Kupoh, serta menemui warga terdampak banjir yang mengungsi di Desa Karangligar.

Banjir yang melanda wilayah tersebut dipicu oleh luapan Sungai Citarum dan Cibeet, yang menyebabkan sejumlah permukiman warga di sekitar bantaran sungai terendam air. Kondisi ini mengakibatkan aktivitas masyarakat terganggu dan memaksa sebagian warga terdampak banjir mengungsi ke tempat yang lebih aman.

Baca juga: Wakil Bupati Karawang Serahkan Bantuan untuk Warga dan Pesantren Terdampak Banjir

Bupati Karawang, H. Aep Syaepuloh, menegaskan bahwa Pemkab Karawang terus melakukan berbagai upaya mitigasi bencana banjir, khususnya di wilayah rawan seperti Desa Karangligar.

“Pemda terus berupaya memitigasi banjir di Karawang. Salah satu langkah konkret yang telah ditempuh adalah pembangunan rumah pompa di Desa Karangligar,” ujar Bupati Aep.

Selain itu, Pemkab Karawang juga telah menyiapkan anggaran untuk pembebasan lahan yang diperlukan dalam mendukung penanganan banjir. Proses tersebut dilakukan melalui kolaborasi dengan Badan Pertanahan Nasional (BPN) Karawang agar penanganan banjir dapat berjalan lebih optimal dan berkelanjutan.

Baca juga: Polres Karawang Gelar Rekonstruksi Kasus Pengeroyokan Anak Disabilitas hingga Tewas

Anggota DPR RI Rieke Diah Pitaloka menyampaikan apresiasinya atas langkah-langkah yang telah dilakukan oleh Pemkab Karawang dalam menangani dampak banjir, serta mendorong sinergi antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat dalam penyelesaian persoalan banjir di wilayah Karawang.

Kunjungan tersebut ditutup dengan penyerahan bantuan paket sembako secara simbolis kepada warga terdampak banjir di lokasi pengungsian Karangligar sebagai bentuk kepedulian dan dukungan kepada masyarakat yang tengah menghadapi musibah. (*)