
KARAWANG – Dinas Perpustakaan dan Arsip (Disperpusip) Kabupaten Karawang mencatat lonjakan jumlah pengunjung perpustakaan daerah pada tahun 2024. Hingga November, total pengunjung mencapai 10.625 orang, meningkat signifikan dibandingkan 7.000 pengunjung pada tahun sebelumnya.
Pustakawan Disperpusip Karawang, Siti Sobiroh, menyebutkan bahwa peningkatan ini menunjukkan minat masyarakat terhadap perpustakaan tetap tinggi, terutama berkat program-program inovatif yang diluncurkan.
Baca juga: UBP Karawang Dorong Mahasiswa Memahami Jatidiri Bangsa di Era Digital
“Ini bukti bahwa perpustakaan daerah masih diminati. Program-program yang kami jalankan berhasil meningkatkan minat baca masyarakat Karawang,” ujar Siti pada Kamis, 19 Desember 2024.
Untuk menjangkau masyarakat yang jauh dari perpustakaan daerah, Disperpusip mengoperasikan layanan perpustakaan keliling. Layanan ini mendatangi berbagai wilayah, termasuk sekolah, pesantren, dan desa-desa pelosok seperti Kecamatan Pedes, Tempura, Dengklok, Loji, hingga Cilamaya.
“Dengan perpustakaan keliling, kami bisa memberikan akses buku bacaan kepada masyarakat yang berada jauh dari perpustakaan pusat,” jelas Siti.
Selain layanan fisik, Disperpusip juga menawarkan solusi digital melalui aplikasi Yokca Digilib (Ayok Baca Digital Library), yang dapat diunduh secara gratis melalui Play Store. Aplikasi ini memungkinkan masyarakat membaca buku kapan saja dan di mana saja.
“Aplikasinya mudah digunakan. Cukup diunduh, diinstal, dan isi biodata. Kami terus berinovasi agar masyarakat lebih mudah mengakses buku,” tambah Siti.
Baca juga: Unsika Gunakan Kontainer sebagai Ruang Kelas untuk Atasi Kekurangan Fasilitas
Disperpusip berkomitmen untuk terus menghadirkan layanan berkualitas, baik melalui perpustakaan fisik, keliling, maupun digital, guna meningkatkan literasi masyarakat Karawang. (*)













