KARAWANG – RSUD Jatisari Karawang menyediakan layanan Poli Telinga, Hidung dan Tenggorokan (THT) disertai alat canggih.
Dokter Spesialis THT RSUD Jatisari, dr. Amanda Carissa Wardhani, Sp.THT menyampaikan, kini sudah memasuki musim kemarau. Dari cuaca panas, banyak masyarakat yang mengalami sakit dibagian telinga, hidung dan tenggorokan.
Ia menjelaskan, polusi udara disertai cuaca panas bisa mempengaruhi kesehatan masyarakat.
Baca juga: DPW PKS Gelar Safari Politik ke 27 Kabupaten/Kota di Jawa Barat
Oleh karenanya, ia menyarankan masyarakat yang mengalami keluhan THT agar segera melakukan pemeriksaan ke RSUD Jatisari.
“Untuk menjaga hal itu, di Poli THT RSUD Jatisari sudah disiapkan alat canggih untuk melakukan pemeriksaan pasien,” ujarnya saat diwawancarai pada Senin, 1 Juli 2024.
Dalam hal ini, pihaknya menyediakan alat-alat canggih untuk memeriksa pasien dengan kelihatan sakit di bagian THT.
Alatnya, kata dia, bisa langsung mendeteksi virus yang menyerang area THT. Sehingga pasien bisa segera diberikan solusi pengobatan.
“Dengan alat ini bisa langsung kelihatan,” katanya.
Baca juga: RSUD Jatisari Karawang Berikan Layanan Kesehatan Gratis di Gebyar Paten
Di samping itu, ia juga menggarisbawahi bahwa mengkonsumsi makanan dan minuman kurang sehat bisa menyebabkan sakit di area THT.
Maka dari itu, ia menghimbau kepada masyarakat untuk tetap menjaga diri mulai mulai pola makan, pola tidur dan membangun pola hidup sehat.
Ia menerangkan, bagi masyarakat Karawang yang ingin berobat ke Poli THT RSUD Jatisari. Jadwalnya buka setiap hari Senin – Jum’at dari pukul 09.00 WIB hingga 12.00 WIB.
“Jika mengalami sakit, segera mungkin diberikan tindakan pengobatan. Jangan nanti-nanti,” katanya.
“Untuk layanan pasien bisa langsung datang ke bagian pendaftaran, pasien umum atau BPJS pun bisa,” tambahnya.
Baca juga: Disdukcapil Karawang Lakukan Pelayanan Adminduk Kepada Warga Terdampak Banjir Rob
Terakhir, masyarakat dihimbau untuk bisa rutin melakukan pemeriksaan THT dengan jangka 3 sampai 6 bulan sekali. Khususnya anak-anak, remaja dan dewasa yang seringkali mengalami sakit di area tersebut. (*)














