Beranda Headline Lantaran Cemburu, Istri di Cikarang Tega Potong ‘Burung’ Suami

Lantaran Cemburu, Istri di Cikarang Tega Potong ‘Burung’ Suami

98
Ilustrasi (Foto: Pixabay)

BEKASI- Diduga lantaran cemburu buta, seorang istri tega menganiaya suami nya sendiri E (46) yang berprofesi sebagai guru Sekolah Dasar di sebuah kontrakan di Kampung Pasir Limus, Desa Wangunharja, Kecamatan Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi. Sabtu (10/9/2022)

Pelaku YN (42) diduga cemburu karena kelakuan suaminya yang telah berselingkuh dan diduga akan menikah lagi hingga pelaku gelap mata nekat melukai alat kelamin suami sirihnya yang sudah hidup bersama tujuh tahun tersebut.

Kapolsek Cikarang Kompol Mustakim menjelaskan bermula pada saat E (46) sedang tidur di kontrakan, tiba-tiba korban merasa ada tarikan celana warna pink yang digunakan korban pada saat itu.

“Korban pada saat itu melihat terduga pelaku YN (42) istri sirinya, berada di samping kirinya sedang membawa sebilah pisau kecil yang diarahkan ke kemaluan korban dan kaki bagian kiri ,” ujar Mustakim seperti dilansir dari guecikarang.co.id

Baca Juga: Kang Saan Berikan Jaminan Kesehatan untuk Ratusan Kader Nasdem Karawang secara Gratis

Sementara,korban yang sambil meringis kesakitan berlari ke jalan raya meminta pertolongan hingga akhirnya korban dibawa warga ke Rumah Sakit untuk dilakukan pertolongan.

“Terduga pelaku melukai korban lantaran cemburu buta, karena curiga korban akan menikah kembali, sebelumnya pelaku sempat melihat handphone korban dan mengetahui ada hubungan dengan wanita lain,” jelasnya.

Atas kejadian tersebut, Korban mengalami luka empat sayatan di kaki kiri dan kemaluan korban dan personil Kepolisian yang mendatangi TKP langsung melakukan pengamanan di tempat kejadian perkara.

Baca Juga: Kapolres Karawang Bagikan Sembako Bagi Warga Kurang Mampu

Sementara Pelaku YN diketahui sebelumya menyerahkan diri ke Polsek Cikarang Barat dan personel Polsek Cikarang Utara Menjemput pelaku hingga akhirnya berhasil diamankan bersama barang bukti sebuah gunting.

Kasus penganiayaan langsung ditangani oleh pihak Kepolisian, terduga dapat dijerat dengan pasal 351 KUHP dengan ancaman hukuman 2 tahun 8 bulan, penjara.

Artikulli paraprakKang Saan Berikan Jaminan Kesehatan untuk Ratusan Kader Nasdem Karawang secara Gratis
Artikulli tjetërJaring Bibit Unggul, Kang RHD Buka Liga TopSkor di Karawang