Beranda News Langganan Banjir, KPU Karawang Pindahkan 5 TPS Desa Karangligar

Langganan Banjir, KPU Karawang Pindahkan 5 TPS Desa Karangligar

8
KPU Karawang
Ketua KPU Karawang, Mari Fitriana mengunjungi langsung sejumlah TPS rawan banjir di Desa Karangligar, Kecamatan Telukjambe Barat

KARAWANG – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Karawang, Jawa Barat memindahkan 5 TPS (tempat pemungutan suara) di Desa Karangligar, Kecamatan Telukjambe Barat ke tempat yang lebih aman dari ancaman banjir.

Pasalnya, 5 TPS di Desa Karangligar kerap jadi langganan banjir, dan berpotensi menghambat proses pencoblosan pada 14 Februari nanti.

Baca juga: Bupati Aep Minta Perusahaan Lain Mencontoh Program Ijon PT. Yamaha Indonesia

“Yang terdampak banjir (TPS) di antaranya TPS 1, 2, 3, 4 dan 5. Semuanya di Desa Karangligar. Dari setiap TPS itu terdapat ratusan pemilih,” kata Mari, Senin, 5 Februari 2024.

Dia merinci, di TPS 1 terdapat 255 pemilih, di TPS 2 ada 236 pemilih. Adapun di TPS 3 ada 275 pemilih, TPS 4 ada 268 pemilih, dan TPS 5 ada 272 pemilih.

Jika ditotal pemilih di 5 TPS tersebut mencapai 1.306 orang.

Baca juga: Para Kiyai Kampung se Karawang Deklarasi Dukung Prabowo-Gibran

Untuk itu, pihaknya memindahkan 5 TPS terdampak banjir tersebut ke lokasi yang lebih steril. Namun tidak jauh dari lokasi TPS awal.

“Kita sudah menyiapkan TPS-TPS pengganti. Yakni untuk TPS 1 dan 2 lokasi penggantinya di SDN Karangligar II. Sementara untuk TPS 3 dan 4 di Kantor Desa Karangligar. Dan untuk pengganti TPS 5 lokasinya di halaman rumah warga yang aman banjir, tapi masih di Karangligar,” kata Ketua KPU Karawang.

Diharapkan Mari, kehadiran TPS pengganti ini tidak menyurutkan animo masyarakat dalam memenuhi hak pilihnya. Mengingat pemungutan suara tinggal menghitung hari.

Baca juga: Panwaslu Ciampel Awasi Pembagian Bansos Pemerintah

“Kita ingin pelaksanaan pemungutan suara Pemilu 2024 berjalan dengan baik, dan tentu saja dengan angka partisipasi yang baik juga. Kita ingin semua warga pemilik suara menyalurkan suaranya, tanpa hambatan,” kata Mari. (*)