Beranda News KPU Serahkan Santunan Kepada 10 Ahli Waris Petugas KPPS Kota Bekasi yang...

KPU Serahkan Santunan Kepada 10 Ahli Waris Petugas KPPS Kota Bekasi yang Meninggal Dunia

13

BEPAS, KOTA BEKASI- Sebagai bentuk perhatian kepada keluarga korban petugas PPS meninggal dunia saat pemilu serentak 2019, Komisi Pemlihan Umum RI kembali menyerahkan bantuan santunan kepada 10 ahli waris sebesar Rp 360 juta di yang bertugas penghitungan suara di wilayah Kota Bekasi, Jawa Barat, Jumat (12/7/2019) bertempat di kantor KPU Kota Bekasi.

Anggota KPU RI, Ilham Saputra menyampaikan santunan tersebut didampingi Wakil Ketua Komisi II DPR RI, Herman Khaeron turut mengucapkan berduka cita atas meninggalnya anggota PPS di Kota Bekasi saat menjalankan tugasnya dalam penghitungan suara.

“Kami sangat mengapresiasi kepada para almarhum yang telah melaksanakan tugas dengan baik, sehingga pemilu serentak ini bisa berjalan. Ada juga yang baru menjadi anggota PPS dan ada juga yang sudah berpengalaman. Kami akui pemilu tahun ini adalah pemilu serentak yang sangat melelahkan,” ungkap Ilham Saputra saat dikonfirmasi tim Berita Pasundan.

Sekarang pemilu sudah selesai, KPU RI berharap jangan ada lagi timbul berita bahwa petugas PPS bertugas lalu meninggal dunia ada unsur kesengajaan,dan para almarhum sebelumnya memiliki riwayat penyakit bermacam-macam.

“Itu bagi saya pribadi fitnah yang sangat keji, bagi kami, para petugas PPS adalah keluarga Besar KPU RI dan KPU Kota Bekasi, karena tugas pemilu saat itu memang sangat melelahkan , jadi saya turut mengucapkan terima kasih kepada keluarga korban meninggal anggota PPS di Kota Bekasi,” jelas Ilham.

Sementara itu, Wakil Ketua Komisi II DPR RI , Herman Khaeron mengucapkan turut berduka cita kepada seluruh keluarga petugas PPS di Kota Bekasi, tentunya banyak hal yang harus di evaluasi pasca Pemilu 2019.

“tentunya dalam hal ini, Komisi II dan KPU RI akan terus melakukan evaluasi untuk pemilu berikutnya, dan berencana memberikan asuransi jiwa dan kesehatan kepada para petugas PPS yang bertugas dilapangan tak mengenal leleh.

“Bagi saya, petugas PPS yang meninggal dunia, sudah hal yang sangat luar biasa kontribusinya dalam mendedikasikan waktunya untuk kepentingan Negara. Dan melihat jelas secara langsung, para petugas PPS di lapangan menghitung suara dari pagi bahkan sampai pagi buta kembali demi mensuksesksan pemilu,” bebernya. (ai/dhi)

Artikulli paraprakTingkatkan Kualitas Pelayanan, Puskesmas Cikarang Resmi Beroperasi
Artikulli tjetërRuang Publik di Kota Bandung Dipastikan Tetap Representatif