Beranda Headline Koperasi Simpan Pinjam di Karawang Terus Bertahan di Tengah Maraknya Pinjaman Online

Koperasi Simpan Pinjam di Karawang Terus Bertahan di Tengah Maraknya Pinjaman Online

46
Dinkopukm karawang
Kepala Bidang Koperasi Dinkopukm Karawang, Diah Mira Desi (Foto: Istimewa)

KARAWANG – Dinas Koperasi dan UKM (Dinkopukm) Kabupaten Karawang mencatat bahwa jumlah koperasi simpan pinjam (KSP) yang masih beroperasi di wilayah ini kini hanya tersisa 98 unit dari total 144 yang tercatat. Kepala Bidang Koperasi Dinkopukm Karawang, Diah Mira Desi, mengungkapkan bahwa salah satu faktor penyebab berkurangnya jumlah KSP adalah tren masyarakat yang semakin beralih ke pinjaman online, yang dinilai lebih mudah dan cepat.

“Banyak masyarakat yang kini memilih pinjaman online karena prosesnya yang lebih sederhana. Hal ini menyebabkan tren pinjam ke koperasi menurun,” ujarnya pada Selasa, 5 November 2024.

Baca juga: Ratusan Emak-Emak Beri Dukungan untuk Paslon Aep-Maslani

Diah menjelaskan bahwa dari total koperasi yang terdata di Dinkopukm Karawang, sebagian besar mengalami kesulitan bertahan akibat tingginya tingkat pinjaman macet di kalangan anggotanya. “Banyak anggota koperasi yang kesulitan dalam membayar pinjaman, sehingga koperasi pun terdampak dan akhirnya tidak bisa beroperasi dengan baik,” terangnya.

Meski begitu, Dinkopukm tetap berkomitmen untuk mendukung KSP yang masih bertahan. Upaya pembinaan rutin dilakukan guna mendorong koperasi ini memperbaiki pengelolaan dan meningkatkan kinerja operasionalnya.

“Kami berikan pembinaan sesuai bidang atau jenis usaha koperasi tersebut, mulai dari kelembagaan, pengelolaan, hingga peningkatan kinerjanya,” tambah Diah. Ia juga mengingatkan koperasi agar tetap menjalankan kegiatan sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP) KSP meskipun menghadapi tantangan dari kompetitor digital seperti pinjaman online.

Diah turut menghimbau masyarakat Karawang agar tidak mudah tergiur dengan promosi pinjaman online, yang meskipun menawarkan kemudahan, tetap memiliki risiko dan potensi memberatkan. Sebaliknya, ia mendorong masyarakat untuk memanfaatkan keunggulan yang ditawarkan KSP, yang bisa menjadi solusi keuangan dengan syarat mudah, bunga rendah, dan akses yang lebih aman.

Keunggulan Koperasi Simpan Pinjam:

1. Bunga Rendah – Bunga pinjaman di koperasi biasanya lebih rendah dibandingkan lembaga keuangan lainnya.

2. Persyaratan Mudah – Proses pengajuan dana relatif lebih mudah, memudahkan anggotanya.

3. Proses Peminjaman Cepat – Tidak berbelit-belit, sehingga lebih efisien.

4. Pembagian SHU – Anggota berhak mendapatkan Sisa Hasil Usaha (SHU) setiap tahun.

5. Pajak Rendah – Pajak bunga simpanan yang lebih rendah dibandingkan bank.

6. Perlindungan dari Rentenir – Menjaga anggota dari jeratan rentenir.

7. Pengelolaan Terbuka – Sistem terbuka dan dapat diakses oleh berbagai kalangan.

8. Penagihan Kredit Persuasif – Mekanisme penagihan yang mengedepankan pendekatan kekeluargaan.

Baca juga: Komitmen Anti Narkoba, Unsika Gaungkan Program P4GN untuk Seluruh Sivitas

Dengan berbagai keunggulan ini, Diah berharap masyarakat lebih memanfaatkan koperasi simpan pinjam sebagai alternatif yang tidak hanya mudah, tetapi juga memberikan perlindungan bagi anggotanya. (*)