
Cara Mengobati Radang Tenggorokan
1. Banyak Minum Air Putih
Air putih dapat membantu menjaga kelembapan tenggorokan dan mengurangi iritasi. Hindari minuman berkafein atau beralkohol yang dapat memperparah dehidrasi dan memperburuk gejala.
2. Kumur dengan Air Garam Hangat
Kumur-kumur dengan air garam hangat beberapa kali sehari dapat membantu meredakan nyeri dan membersihkan tenggorokan dari bakteri atau virus. Larutan garam memiliki sifat antiseptik yang dapat membantu mengurangi peradangan.
3. Konsumsi Obat Pereda Nyeri
Obat pereda nyeri, seperti ibuprofen atau parasetamol, bisa membantu mengurangi rasa sakit dan demam yang menyertai radang tenggorokan. Namun, pastikan untuk mengikuti dosis yang dianjurkan dan konsultasikan dengan dokter jika gejala berlanjut.
Baca juga:Â Akses Kesehatan Lebih Mudah: RSUD Jatisari Buka Layanan Pendaftaran Online
4. Istirahat yang Cukup
Tubuh membutuhkan waktu untuk melawan infeksi. Istirahat yang cukup dapat memperkuat sistem imun dan mempercepat pemulihan. Hindari aktivitas berat dan perbanyak waktu istirahat untuk mempercepat proses penyembuhan.
5. Hindari Pemicu Iritasi
Jika Anda merokok, sebaiknya hentikan sementara untuk mengurangi iritasi tenggorokan. Hindari juga lingkungan berasap atau berdebu, serta pastikan ruangan tetap lembap dengan menggunakan pelembap udara, terutama jika udara di sekitar cenderung kering.
Kapan Harus ke Dokter?
Jika radang tenggorokan disertai dengan gejala lain seperti demam tinggi, kesulitan bernapas, atau pembengkakan pada leher yang tidak kunjung membaik, segera konsultasikan dengan dokter.
Gejala-gejala ini bisa menjadi tanda infeksi bakteri atau kondisi kesehatan lain yang membutuhkan penanganan lebih lanjut.
Radang tenggorokan memang umum terjadi, namun dengan penanganan yang tepat dan menjaga kebersihan diri, kondisi ini dapat diatasi dan dicegah dengan efektif.













