PURWAKARTA – Kecelakaan lalu lintas melibatkan dua kendaraan besar terjadi di Ruas Jalan Tol Cipali Km 73, wilayah Bungursari, Kabupaten Purwakarta, Rabu (17/9/2025). Insiden ini membuat muatan lem sepatu dan pasir tumpah hingga menutup sebagian badan jalan.
Peristiwa bermula ketika truk bermuatan lem sepatu melaju dari arah Jakarta menuju Cirebon. Setiba di lokasi, kendaraan yang dikemudikan Slamet (37) oleng dan menabrak truk pengangkut pasir yang tengah parkir di bahu jalan.
“Bawa cairan lem sepatu, saya berangkat dari Cikande mau ke Ngawi. Agak oleng ke kiri, terus di sebelah kiri ada truk lagi istirahat. Saya kena kelebihan bak sekitar 20 cm, jadi nabrak dari samping,” ujar Slamet di lokasi kejadian.
Baca juga: Ekskavasi Telukbuyung Ungkap Struktur Baru Percandian Kuno Karawang
Slamet menuturkan, muatan cair yang dibawa membuat kendaraannya sulit dikendalikan. “Akhirnya menabrak truk pengangkut pasir. Truk pasir terguling ke kiri masuk parit jalan, sedangkan truk saya terguling ke kanan menutup jalan,” jelasnya.
Saat ditanya penyebab oleng, Slamet mengaku dalam kondisi mengantuk. “Saya sendiri, istirahat cukup. Berangkat jam 11 dari Cikande, jam 1 istirahat di rest area. Tapi mungkin karena kecepatan tinggi, muatan cairan jadi goyang. Saya di jalur dua, oleng ke kiri, di jalur satu ada truk berhenti,” ungkapnya.
Pihak pengelola Tol Cipali membenarkan adanya kecelakaan tersebut. “Peristiwa diduga disebabkan pengemudi truk muatan lem sepatu kurang mengantisipasi sehingga menabrak bagian belakang truk muatan pasir,” ujar Ardam Rafif Trisilo, Corporate Communications & Sustainability Management Dept Head Astra Tol Cipali.
Baca juga: Buron Curanmor di Dusun Gandoang Karawang Berhasil Diamankan
Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan ini. Hingga pukul 11.20 WIB, truk muatan lem sepatu telah selesai dievakuasi, sementara pemindahan muatan pasir masih berlangsung secara bertahap.
“Kami mengimbau pengguna jalan selalu memastikan kondisi fisik dalam keadaan prima sebelum berkendara, serta mengutamakan keselamatan di jalan tol,” tegas Ardam. (*)














