Beranda News Kasus Stunting Terus Menurun, Satwapres RI Puji Pemkab Karawang

Kasus Stunting Terus Menurun, Satwapres RI Puji Pemkab Karawang

53
Kunjungan Satwapres RI ke Pemkab Karawang (Foto: Ist)

KARAWANG – Sekretariat Wakil Presiden Republik Indonesia (Satwapres RI) puji keseriusan Pemerintah Kabupaten Karawang yang menargetkan penurunan stunting sebanyak 7 angka.

Tenaga Ahli Bidang Advokasi dan Koordinasi Penggerakan Lini Lapangan Tim Percepatan Penurunan Stunting (TP2S) Satwapres RI, Ade Wahid menyampaikan, pihaknya sangat mengapresiasi karena Karawang berhasil menurunkan angka stunting secara signifikan.

Penurunannya terhitung, tahun 2019 angka stunting Karawang 22,7 persen. Kemudian turun menjadi 22,6 persen pada 2021 dan turun kembali sebanyak 14 persen pada tahun 2022.

“Melihat tren penurunan yang baik itu, terlihat hari ini Kabupaten Karawang sudah berhasil melakukan lima pilar penurunan stunting,” ujarnya pada Rabu, 24 Januari 2024.

Baca juga: Jepang Taklukkan Timnas Indonesia di Piala Asia 2023

Ia menerangkan, 5 pilar penurunan stunting antara lain; komitmen pemerintah daerah, komunikasi dan perubahan perilaku masyarakat, peningkatan konvergensi intervensi spesifik, peningkatan ketahanan pangan serta penguatan sistem data.

Kelima pilar ini mengacu pada Peraturan Presiden Nomor 71 Tahun 2021 tentang Percepatan Penurunan Stunting.

“Untuk mencapai target tahun 202rz maka harus dapat menurunkan prevalensi sebesar 7,5% dalam 2 tahun kedepan,” terangnya.

Di samping itu, kata dia, prevalensi penurunan stunting nasional tahun 2022 berdasarkan hasil SSGI angkanya sebesar 21,6 persen atau mengalami penurunan sebesar 2,8 persen (poin dari prevelensi tahun 2021).

Baca juga: Granat Karawang Gembleng 200 Pemuda dengan Pelatihan Injection Molding

Namun, meskipun mengalami penurunan, angka tersebut masih kurang dari target yang ditetapkan yakni sebesar 3,4 persen pertahun.

Hal ini disebabkan karena WHO melakukan perubahan standar terhadap cut-out pengkategorian tinggi rendahnya prevalensi stunting.

Jadi, bila berpacu pada standar baru, meskipun ada penurunan, prevalensi stunting di Indonesia saat ini masih terkategori tinggi (bukan sedang, dan target menurunkan 14 persen termasuk kategori sedang (bukan rendah).