
KARAWANG – Masyarakat Kabupaten Karawang berharap Pemkab Karawang segera melakukan penataan kabel utilitas udara yang dinilai semrawut dan berpotensi mengancam keselamatan warga, khususnya di ruang-ruang publik pada tahun 2026.
Sebelumnya, Bupati Karawang Aep Syaepuloh telah menegaskan komitmen Pemkab Karawang untuk membenahi kabel utilitas yang terpasang di udara. Keseriusan tersebut ditunjukkan melalui kunjungan studi tiru ke Pemerintah Kota Bogor pada Senin (12/1/2026), guna mempelajari sistem penataan kabel utilitas yang lebih tertib, aman, dan mendukung keselamatan warga.
Salah seorang warga Karawang, Sarmidi (56), menyampaikan harapannya agar penataan kabel utilitas menjadi perhatian serius pemerintah daerah. Menurutnya, kabel-kabel yang menjuntai di ruang publik tidak hanya mengganggu estetika kota, tetapi juga berpotensi membahayakan keselamatan warga.
Baca juga: BPBD Karawang Rilis Update Banjir: 12 Kecamatan dan 26 Desa Terdampak
“Menurut saya pembenahan kota sudah bagus, seperti GOR, underpass, dan stadion. Tapi kabel-kabel masih semrawut, menjuntai-juntai dan tidak enak dilihat. Takutnya bisa mencelakai orang. Saya berharap Pemkab Karawang dan Bupati juga bisa membenahi ini,” ujar Sarmidi saat ditemui di Jalan Ahmad Yani, Senin (19/1/2026).
Berdasarkan pantauan di lapangan, kabel utilitas udara di sepanjang Jalan Ahmad Yani terlihat belum tertata dengan baik. Sejumlah kabel menjuntai hingga mendekati tanah dan mengganggu aktivitas pejalan kaki di trotoar, sehingga berpotensi mengancam keselamatan warga.
Kondisi serupa juga terlihat di Jalan Kertabumi. Kabel utilitas tampak berantakan, bahkan sebagian dimanfaatkan warga untuk menjemur pakaian akibat posisinya yang terlalu rendah.
Baca juga: Sekda Karawang Serahkan Bantuan di Posko Pengungsian Banjir
Warga lainnya, Burhan (22), yang kerap menggunakan trotoar untuk berolahraga lari, mengaku merasa terganggu dengan kondisi kabel utilitas yang menjuntai di jalur pejalan kaki.
“Kadang saat lari suka ada kabel yang menghalangi, cukup mengganggu. Saya harap Pemkab Karawang bisa lebih memperhatikan hal ini demi keselamatan warga di tahun ini,” pungkasnya. (*)













