Beranda News Kabar Akan Dipinang Sebagai Balon Wabup 2020, Sekda Bantah Hal Tersebut

Kabar Akan Dipinang Sebagai Balon Wabup 2020, Sekda Bantah Hal Tersebut

16

BEPAS, KARAWANG – Tidak hanya PDIP, Partai Golkar pun kabarnya bakalan meminang Acep Jamhuri sebagai bakal calon Wakil Bupati Karawang dalam Perhelatan Pilkada Karawang yang akan digelar September 2020 mendatang.

Bahkan dikabarkan pula jika komunikasi Acep dengan Partai – partai tersebut sudah sampai ke tingkat DPP.

Kian santer terdengar, Berita Pasundan pun mengkonfirmasikan hal tersebut kepada Acep Jamhuri yang saat ini duduk menjabat sebagai Sekretaris Daerah Kabupaten Karawang.

Dengan tegas Acep pun membantah hal tersebut, menurutnya kabar tersebut hanya datang dari orang – orang saja yang meramai – ramaikan.

Ia sendiri bahkan tidak pernah bertemu dengan para pengurus DPP partai manapun. Namun herannya ada saja pihak yang meramaikan.

“Tanya saja ke DPC dulu, ke DPD atau DPP langsung apakah benar saya sudah komunikasi kesana, saya juga gak tahu, kita lihat saja perkembangannya nanti dua tiga hari terakhir sudah ada kesepakatan beberapa partai, namun bukan saya, saya mah bekerja saja,” kata Acep menjelaskan.

Menurut Acep, Sampai saat ini dirinya tidak berpikir ingin berkecimpung di dunia politik. Meski sebetulnya banyak partai yang sudah berkomunikasi dengan dirinya.

Tapi baginya, komunikasi yang dilakukan adalah hal yang biasa – biasa saja. Pasalnya, sampai saat ini dirinya belum berpikir ingin masuk berkecimpung ke dalam jabatan politis.

ia hanya ingin fokus sebagai Sekretaris Daerah Kabupaten Karawang yang merupakan jabatan tertinggi di birokrasi.

Bahkan hal tersebut pun ia sampaikan kepada Bupati Karawang Cellica Nurrachadianna.

Terlebih lanjut Acep, kedua orang tuanya pun menginginkan dirinya mendapatkan golongan PNS tertinggi. Dan untuk mengabdi kepada masyarakat tidak harus melalui jabatan politis, menjadi seorang Sekda pun tetap bisa membangun Karawang dan melayani masyarakat semaksimal mungkin.

“Setelah itu terserah kalau mau masuk jabatan politis, ” tandasnya. (Nna/dhi)