
Ia juga mengaku berat jika harus meninggalkan PKB, karena kiprahnya di PKB hanya ingin meneruskan perjuangan Gus Dur dan para ulama di kancah politik.
“Hati kecil saya berat untuk meninggalkan PKB, karena saya hanya ingin berkhidmat pada para ulama, namun sampai saat ini langkah politik saya di PKB kedepannya belum tahu seperti apa,” jelasnya.
Dipanggil DPP PKB
Informasi tidak terdaftarnya Jajang Sulaeman di Daftar Calon Sementara KPU Karawang mendapat sorotan dari DPP PKB.
Jajang mengaku dirinya dipanggil oleh DPP PKB yang bermarkas di Jalan Raden Saleh, Senen Jakarta Pusat, terkait pencalonannya yang masih belum menemui kejelasan.
Baca juga: Pindah Ke Partai NasDem, PKB Karawang Bakal PAW Dewan Neneng
Jajang juga mengaku DPP PKB tak mengizinkan dirinya untuk nyaleg di Parpol lain, dan menghendaki untuk terus berkiprah di PKB.
“Ini lah yang membuat saya sampai saat ini bertahan di PKB, bahkan DPP PKB sendiri menggaransi untuk pencalonan saya di Pileg Karawang, dan saya akan tetap mencalonkan di PKB jika DPP PKB sudah menginstruksikan,” ujarnya.
Namun, kata Dia, terkait peluangnya maju menjadi caleg PKB tergantung dari putusan DPC PKB.
Baca juga: Dewan Acep Dukung Kepindahan Neneng Siti Fatimah ke Partai NasDem Karawang
“Kalau sudah ada instruksi dari DPP kemudian tidak digubris oleh DPC PKB Karawang, ya itu mungkin Ketua DPC PKB Karawang punya skema dan strategi lain,” tambahnya.
Terakhir, Jajang juga mengatakan beberapa parpol di Karawang membuka ruang jika dirinya akan pindah dan nyaleg di Parpol lain.
“Beberapa parpol juga membuka ruang untuk saya, bahkan Kang Derus juga sangat-sangat membuka pintu jika saya mau nyaleg di PPP, tapi lihat nanti saja,” tandasnya.













