Sabtu, 20 Oktober 2018

Rusia Bantah Izinkan Ribuan Pekerja Korut Masuk Rusia

MOSKOW, (beritapasundan.com.)- Rusia membantah laporan Wall Street Journal (WSJ) yang mengatakan Moskow mengizinkan ribuan pekerja Korea Utara (Korut) yang baru masuk negara itu dan memberi mereka izin kerja baru. Hal ini berpotensi melanggar sanksi yang dijatuhkan oleh PBB.

WSJ dalam laporannya mengatakan lebih dari 10 ribu pekerja baru asal Korut telah mendaftar di Rusia sejak September. WSJ mengutip catatan dari kementerian dalam negeri Rusia.

Namun Dubes Rusia untuk Korut menyangkal Moskow telah mengizinkan setiap pekerja baru masuk ke Rusia.

Ia mengatakan dokumen-dokumen baru telah dikeluarkan untuk buruh yang sudah berbasis di Rusia, mengerjakan kontrak lama.

"Duta Besar Alexander Matsegora mengatakan para pekerja diizinkan untuk bekerja di Rusia hingga 29 November 2019 karena kontrak kerja mereka telah ditandatangi sebelum sanksi diberlakukan," kutip Reuters dari kantor beria Interfax, Sabtu (4/8/2018).

Baca Juga : Ditekan AS, Filipina Tetap Beli Senjata Rusia

"Dia mengatakan 3.500 izin kerja baru telah dikeluarkan untuk pekerja yang telah menandatangani kontrak di Rusia sebelum 29 November 2017," lapor Interfax.

Larangan tenaga kerja adalah bagian dari sejumlah sanksi yang lebih luas, bertujuan untuk menghilangkan aliran pendapatan penting bagi Korut.

Sebagian besar uang yang diterima pekerja Korut di luar neger berakhir di peti uang pemerintah sementara para pekerja berkerja keras.

Dalam laporan yang dirilis pada hari Kamis oleh organisasi riset nirlaba C4ADS, mengatakan pembatasan awal di China dan Rusia - di mana sekitar 80 persen pekerja asal Korut diyakini bekerja - tampaknya telah dilonggarkan.

Baca Juga : ncar 120.000 Pengunjung, Indonesia Kembali Adakan Festival Ketiga di Moskow

"Untuk sementara waktu, baik Rusia dan China tampaknya mengusir para pekerja asal Korea Utara jauh sebelum batas waktu PBB, tetapi laporan yang lebih baru menunjukkan bahwa Korea Utara mungkin telah mulai lagi mengirimkan tenaga kerja ke kedua negara," laporan itu menyimpulkan.

Sebuah laporan terpisah yang dirilis minggu ini oleh Institut Studi Kebijakan Asan yang berbasis di Seoul mengatakan antara tahun 2015 dan 2017 Perusahaan Petroleum Independen (IPC) yang berbasis di Moskow menjual jauh lebih banyak minyak ke Korut daripada yang dilaporkan secara resmi.

"Jumlah minyak yang dijual IPC ke Korea Utara antara 2015 dan 2017 bisa bernilai sebanyak USD 238 juta," kata laporan itu. 

"Ini jauh melebihi laporan resmi Rusia tentang ekspor minyak ke Korea Utara selama periode yang sama, yang berjumlah USD 25 juta," demikian bunyi laporan itu.

Baca Juga : Ada Daratan Eropa Di Indonesia ! , Benarkah ?

Duta besar Rusia untuk Korut juga membantah bahwa Moskow melanggar pembatasan PBB terhadap pasokan minyak ke Korut.

Pada bulan September tahun lalu, Reuters menemukan bahwa setidaknya delapan kapal Korut meninggalkan Rusia dengan muatan bahan bakar menuju tanah air mereka.

Mereka mengaku menuju destinasi lain, namun para pejabat AS menyatakan taktik tersebut sering digunakan untuk merongrong sanksi.(ian)(sindo/kb)

Peduli Lingkungan, Pertamina EP Sosialisasi Bahaya Sampah Plastik di PAUD

Peduli Lingkungan, Pertamina EP Sosialisasi Bahaya Sampah Plastik di PAUD

Selasa, 21 Agustus 2018

KARAWANG, BERITA PASUNDAN.COM- PT Pertamina EP Asset 3 Subang Field melaksanakan sosialisasi pengurangan sampah plastik di PAUD Alam Al Firdaus, Desa Muktijaya, Kecamatan Cilamaya Kulon, Selasa (21/8/2018).

Simpan Harta Karun Peninggalan VOC, Perairan Cilamaya Bakal Jadi Daerah Wisata

Simpan Harta Karun Peninggalan VOC, Perairan Cilamaya Bakal Jadi Daerah Wisata

Senin, 20 Agustus 2018

KARAWANG, BERITA PASUNDAN.COM- Perairan Cilamaya di Kabupaten Karawang, Jawa Barat bakal dijadikan destinasi wisata laut modern dengan berbagai fasilitasnya. Itu dilakukan setelah ditemukan sejumlah harta karun peninggalan VOC dan kapal...

Selain Gililawa Darat 5 Objek Wisata Ini Tak Kalah Indah Loh !

Selain Gililawa Darat 5 Objek Wisata Ini Tak Kalah Indah Loh !

Sabtu, 04 Agustus 2018

LOMBOK, (beritapasundan.com.)- Beberapa hari lalu telah terjadi peristiwa kebakaran di salah satu obyek wisata, yakni Gililawa Darat di kawasan Taman Nasional (TN) Komodo, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur ( NTT).

Seni Kamoro Indonesia Timur Kenalkan Naga Kamoro Di Pandopo

Seni Kamoro Indonesia Timur Kenalkan Naga Kamoro Di Pandopo

Sabtu, 04 Agustus 2018

JAKARTA, (beritapasundan.com.)-Indonesia sungguh kaya akan ragam budaya. Bila seseorang ingin mengoleksi benda-benda etnik dari tiap suku yang ada, maka ia setidaknya harus mengumpulkan 700an item, sesuai banyaknya suku di Nusantara.

Saat Asian Games, Tetap Masuk Sekolah Atau Diliburkan ? Ini Kata Kemendikbud !

Saat Asian Games, Tetap Masuk Sekolah Atau Diliburkan ? Ini Kata Kemendikbud !

Sabtu, 04 Agustus 2018

JAKARTA, (beritapasundan.com.) - Sebanyak 70 sekolah di DKI Jakarta yang terdiri dari jenjang SD, SMP, SMA/SMK, akan diliburkan saat gelaran Asian Games 2018. Jumlah ini telah mendapat tambahan dari semula...

Waterpark Terbaik ke 2 Di Dunia Ada di Indonesia, Ini Dia Tempatnya !

Waterpark Terbaik ke 2 Di Dunia Ada di Indonesia, Ini Dia Tempatnya !

Sabtu, 04 Agustus 2018

JAKARTA, (beritapasundan.com.)- Pariwisata Indonesia kembali meraih prestasi dunia. Kali ini destinasi wahana air di Bali dinobatkan menjadi salah satu yang terbaik.

Persiapan Asian Games 2018 di Jabar Siap di Gunakan

Persiapan Asian Games 2018 di Jabar Siap di Gunakan

Sabtu, 04 Agustus 2018

BANDUNG, (beritapasundan.com.)- Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jawa Barat Iwa Karniwa mengatakan persiapan arena lima cabang olahraga yang akan digunakan pada ajang Asian Games 2018 di Jawa Barat sudah mencapai 100...

Jelang Asian Games, Polisi Jabar Dilatih Bahasa International

Jelang Asian Games, Polisi Jabar Dilatih Bahasa International

Sabtu, 04 Agustus 2018

BANDUNG, (beritapasundan.com.)-Jelang event olahraga internasional Asian Games, polisi di Jawa Barat dilatih berbahasa Inggris. Hal tersebut dilakukan agar para polisi yang berjaga di venue pertandingan bisa berkomunikasi atau memahami bahasa...

Jubir PA 212 : Latara Belakang Militer Sama Tapi Elektabilitas Beda

Jubir PA 212 : Latara Belakang Militer Sama Tapi Elektabilitas Beda

Sabtu, 04 Agustus 2018

JAKARTA, (beritapasundan.com.)-Persaudaraan Alumni 212 (PA 212) mempersilakan Partai Demokrat bergabung dengan Koalisi Keumatan pengusung calon presiden Prabowo Subianto.

Hanura Ajukan Permohonan Sengketa, Ini Alasannya !

Hanura Ajukan Permohonan Sengketa, Ini Alasannya !

Sabtu, 04 Agustus 2018

JAKARTA, (beritapasundan.com.) - DPP Partai Hanura resmi mendaftarkan sengketa Pemilu ke Bawaslu setelah hampir 500-an lebih bakal calon legislatif (caleg) mereka dinyatakan Tidak Memenuhi Syarat (TMS) oleh KPU pada 1...