Beranda Headline Humas Unsika Bantah Larangan Peliputan, Sebut Tuduhan Tidak Benar

Humas Unsika Bantah Larangan Peliputan, Sebut Tuduhan Tidak Benar

37
Larangan peliputan Unsika
Gedung Universitas Singaperbangsa Karawang (Unsika). (Foto: Istimewa)

KARAWANG – Staf Hubungan Masyarakat Universitas Singaperbangsa Karawang (Unsika) berinisial NH meluruskan tudingan yang menyebut dirinya melarang wartawan melakukan peliputan di lingkungan kampus. Ia menegaskan, tudingan larangan peliputan di Unsika tersebut tidak benar.

Menurut NH, pihak Universitas Singaperbangsa Karawang tidak pernah mengeluarkan larangan peliputan di Unsika terhadap insan pers. Ia juga membantah pernyataan bernada makian yang beredar ditujukan kepada media massa di Karawang.

“Ucapan itu bukan untuk media. Itu merujuk pada desas-desus dan fitnah yang tidak berdasar,” ujar NH saat ditemui wartawan, Rabu (19/2/2026).

Baca juga: Catat! Jadwal Terbaru Layanan Adminduk Disdukcapil Karawang Selama Ramadhan

NH menjelaskan, pertemuan dengan saudari NM bersama dua rekannya hanya sebatas bincang santai, bukan wawancara resmi. Saat itu, mereka disebut ingin melakukan mediasi dan diarahkan kepadanya selaku humas.

“Sebenarnya hanya bincang-bincang biasa. Tidak ada wawancara,” ungkapnya.

Dalam perbincangan tersebut turut dibahas temuan Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI). Namun NH menyatakan belum memperoleh kepastian mengenai validitas temuan itu dan masih menelusuri kebenarannya.

“Kalaupun itu benar temuan dari BPK RI, tentu kita hormati proses hukum yang berjalan,” ucapnya.

Ia mengaku terkejut ketika muncul pemberitaan yang menurutnya tidak melalui konfirmasi terlebih dahulu. NH menegaskan, kemarahannya ditujukan secara personal kepada NM, bukan kepada institusi media.

“Saya memarahinya secara personal, bukan medianya. Ini harus dibedakan antara personal dan institusi,” tegasnya.

Terkait isu yang kembali diangkat, NH mempertanyakan alasan persoalan lama tersebut mencuat kembali. Ia menyebut, jika memang telah diketahui sejak 2023 saat masih menjadi media partner kampus, seharusnya sudah disampaikan sejak awal.

NH kembali menegaskan bahwa tidak pernah ada larangan peliputan di Unsika. Ia menyatakan terbuka terhadap semua media yang ingin meliput kegiatan kampus.

“Saya terima semua media datang ke kampus dari mana saja. Tidak pernah ada larangan peliputan di Unsika. Tapi untuk NM secara personal, saya keberatan. Jika medianya mengirim jurnalis lain, tetap saya terima,” jelasnya.

Ia juga menekankan bahwa pihak Universitas Singaperbangsa Karawang tetap menghormati proses hukum dan tidak pernah menghalangi penyelidikan BPK RI.

“Saya tidak pernah meragukan penyelidikan BPK RI. Saya hanya mempersoalkan pemberitaan yang menuding saya tidak menghormati proses tersebut,” ujarnya.

Baca juga: Pelaku Pembacokan Tukang Parkir di Cikampek Karawang Ditangkap

NH berharap ada klarifikasi atau itikad baik untuk meluruskan informasi yang beredar. Jika tidak, ia membuka ruang mediasi maupun hak jawab sebagai pemberitaan pembanding.

“Sekali lagi, tidak pernah ada larangan peliputan di Unsika. Kami terbuka untuk media,” pungkasnya. (*)