Beranda News Hore! 212 PNS Karawang Terima SK, Gaji Cair November

Hore! 212 PNS Karawang Terima SK, Gaji Cair November

17
Sebanyak 212 PNS Karawang terima SK dari BKPSDM (Foto: Kiki Nugraha)

KARAWANG – Sebanyak 212 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2019 di Karawang resmi diangkat menjadi PNS Karawang.

Penyerahan SK (surat ketetapan) dan pengambilan sumpah janji PNS Karawang sebelumnya dilaksanakan di halaman kantor BKPSDM (Badan Kepegawaian Sumber Daya Manusia) Karawang, Rabu (28/9) kemarin.

Kepala Bidang Pengangkatan dan Pemberhentian BKPSDM Karawang, Taopik Maulana menyebut, 212 pegawai tersebut merupakan pelamar CPNS 2019.

Mereka berhak menerima SK (surat ketetapan) setelah menempuh berbagai seleksi, dari mulai SKD (seleksi kompetensi dasar), SKB (seleksi kompetensi bidang) hingga Diklatsar (pendidikan dan pelatihan dasar) selama 1 tahun.

Baca Juga: Kejari Karawang Soroti Banyaknya Proyek Penunjukan Langsung Ketimbang Lelang

“CPNS sebanyak 212 itu tersebar di seluruh OPD (Organisasi perangkat daerah, sebagian besar ditempatkan di puskesmas, guru SD dan SMP,” ungkapnya saat dikonfirmasi, Kamis (29/9/2022).

Rinciannya, 112 di Disdikpora, 55 di Dinkes, 25 di Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, 8 di RSUD, 3 di BPBD, 3 di Disparbud, 3 di DPMPTSP, 2 di Disperindang dan 1 di Bapenda Karawang.

Meski telah menerima SK pengangkatan, 212 abdi negara itu baru dapat menikmati 100 persen honornya mulai November mendatang.

“TMT (terhitung mulai tanggal) nya 1 Agustus. Mereka baru mendapat gaji utuh di bulan November karena pengajuan di Oktober sudah close. Setelah gaji di November masuk, baru kekurangan pembayaran di 3 bulan sebelumnya dibayarkan juga,” sebut Taopik.

Baca Juga: Diduga Banyak Pejabat PUPR Karawang Main Proyek, Gapensi: Potensi KKN Sangat Tinggi

Kepada 212 pegawai tersebut, ia berpesan agar semakin termotivasi dan bekerja lebih giat lagi. Pasalnya, mereka merupakan pilihan terbaik dari 8 ribuan pelamar CPNS yang memilih Karawang.

“Anda adalah pilihan terbaik karena dibuktikan dengan seleksi, maka bekerjalah sebaik mungkin, karena di belakang masih ada ribuan orang yang antri untuk masuk ASN,” ujarnya.

“Perdalam ilmu pengetahuan yang mendukung tupoksi. Zaman sudah berubah, jangan sampai tertinggal teknologi yang semakin berkembang,” tegas Taopik. (kii)

Artikulli paraprakAlami KDRT, Lesty Kejora Laporkan Suaminya Rizky Billar ke Polisi
Artikulli tjetërHari Ini, DPRD Karawang Gelar Paripurna, Ini yang Dibahas