Beranda Headline HIV Karawang Menurun, Namun Total Kasus Kumulatif Capai 4.581

HIV Karawang Menurun, Namun Total Kasus Kumulatif Capai 4.581

6
Kasus HIV Karawang
Kasus HIV Karawang menurun, KPA Karawang fokuskan penanganan pada kelompok berisiko. (Foto: Ilustrasi)

KARAWANG – Sepanjang tahun 2025, kasus HIV Karawang mengalami penurunan dibandingkan tahun sebelumnya. Berdasarkan data KPA Karawang, jumlah kasus HIV pada tahun 2025 tercatat sebanyak 793 kasus, menurun dari 886 kasus pada tahun 2024.

Staff Program KPA Karawang, Yana Aryana, menyampaikan bahwa meski terjadi penurunan, jumlah kasus HIV Karawang secara kumulatif sejak tahun 2000 hingga 2025 telah mencapai 4.581 kasus. Kondisi ini menunjukkan bahwa penanganan HIV masih menjadi tantangan serius yang membutuhkan perhatian berkelanjutan.

Baca juga: RDP Komisi I DPRD Karawang Bahas Raperda Satu Desa Satu Pabrik untuk Tekan Pengangguran

Berdasarkan kelompok risiko, KPA Karawang mencatat kasus HIV masih didominasi oleh lelaki seks dengan lelaki (LSL) sebanyak 250 kasus. Selain itu, penularan juga ditemukan pada kelompok umum sebanyak 132 kasus, penderita tuberkulosis 127 kasus, pasangan suami istri 68 kasus, ibu hamil 60 kasus, pelanggan pekerja seksual 40 kasus, wanita pekerja seksual (WPS) 29 kasus, calon pengantin 30 kasus, pasien pasangan ODHIV (PAS ODHIV) 24 kasus, anak dari ibu ODHIV sebanyak 13 kasus, waria 11 kasus, infeksi menular seksual (IMS) 8 kasus, serta hepatitis 1 kasus.

Dilihat dari jenis kelamin, kasus HIV Karawang masih didominasi oleh laki-laki. Pada tahun 2025, jumlah kasus HIV pada laki-laki tercatat sebanyak 607 kasus, sedangkan perempuan sebanyak 291 kasus. Data ini menunjukkan perlunya pendekatan edukasi yang lebih intensif pada kelompok laki-laki berisiko.

Sementara itu, berdasarkan kelompok usia, penderita HIV paling banyak berada pada usia produktif 25–49 tahun dengan total 527 kasus. Usia 20–24 tahun tercatat 143 kasus, remaja 15–19 tahun sebanyak 45 kasus, usia di atas 50 tahun sebanyak 64 kasus, anak-anak usia 5–14 tahun sebanyak 5 kasus, serta balita di bawah usia 4 tahun sebanyak 9 kasus.

Baca juga: Katar Batujaya Tantang Stakeholder Bertindak Nyata Atasi Genangan Air Hujan

Yana menegaskan, KPA Karawang akan terus berupaya menekan kasus HIV Karawang melalui berbagai strategi pencegahan. Upaya tersebut meliputi edukasi, sosialisasi, serta penjangkauan intensif kepada kelompok kunci yang berisiko tinggi tertular HIV, sekaligus memastikan pendampingan pengobatan bagi ODHIV.

“Kami terus mendorong penguatan deteksi dini, pendampingan pengobatan, serta edukasi berkelanjutan kepada masyarakat agar penularan HIV dapat ditekan dan kualitas hidup ODHIV di Karawang semakin baik,” pungkasnya. (*)