Beranda Headline Hipmi Karawang Resmi Dikukuhkan, Fokus Perkuat UMKM dan Pengusaha Muda

Hipmi Karawang Resmi Dikukuhkan, Fokus Perkuat UMKM dan Pengusaha Muda

19
Hipmi Karawang
Pelantikan pengurus Hipmi Karawang 2025–2028, langkah awal memperkuat kolaborasi pelaku usaha dan pemerintah daerah. (Foto: Istimewa)

KARAWANG – Pengurus Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) Karawang resmi dikukuhkan untuk periode 2025–2028 dalam acara yang berlangsung di Aula Husni Hamid, Minggu (23/11/2025). Pengukuhan tersebut menjadi momentum dimulainya estafet kepemimpinan baru di tubuh Hipmi Karawang sekaligus penegasan komitmen dalam memperkuat peran pengusaha muda di daerah.

Ketua Umum Hipmi Karawang, David, menyampaikan optimismenya terhadap kepengurusan baru dan arah organisasi ke depan. Ia menilai potensi UMKM di Karawang sangat besar dan membutuhkan pola dukungan yang lebih terarah agar terus berkembang.

Baca juga: Hadapi Pemilu 2029, NasDem Karawang Lantik 460 Pengurus DPC untuk Perkuat Struktur

“Saya sangat bahagia karena kepengurusan baru telah dilantik. Semoga semakin solid. Karawang memiliki banyak UMKM dan Hipmi mendukung berbagai gagasan pengembangannya,” ujarnya.

David menjelaskan bahwa sejumlah program yang telah dilaksanakan sebelumnya, termasuk Festival UMKM dua minggu dan pencapaian rekor MURI, menjadi bukti nyata komitmen Hipmi dalam mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.

Menurutnya, sinergi antara Hipmi, pelaku usaha, dan UMKM harus semakin diperkuat ke depan. Kolaborasi dengan instansi pemerintah juga dinilai penting untuk mendukung keberlanjutan program kerja.

“Kami sangat membutuhkan kerja sama dengan pemerintah, termasuk Dinas Koperasi, untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan memperkuat roda perekonomian daerah,” kata David.

Hipmi Karawang juga menyambut baik pembukaan jurusan Kewirausahaan di Universitas Singaperbangsa Karawang (Unsika) sebagai langkah strategis pembinaan pengusaha muda.

Baca juga: Dari Pedalaman Bandung Barat ke Unsika, Daffa Lulus dengan IPK 3,90 Berkat Kegigihan

Ia berharap lulusan sekolah menengah memiliki kesempatan pendidikan tinggi yang membuka peluang karier lebih luas. “Anak muda tidak hanya diarahkan menjadi pekerja, tetapi juga ditumbuhkan sebagai pencipta lapangan kerja dan pengusaha muda yang berdaya saing,” tutupnya. (*)