Beranda Headline HET minyak goreng 14.000, DISPERINDAG Karawang Lakukan Sidak

HET minyak goreng 14.000, DISPERINDAG Karawang Lakukan Sidak

501

tvberita.co.id, KARAWANG – Pasca diterbitkannya aturan harga eceran tertinggi (HET) minyak goreng di angka Rp14 ribu per liter, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Karawang melakukan inspeksi mendadak.

 

Dalama kesempatan itu, Disperindag menyasar 3 titik sidak, yakni di pasar Johar, Lottemart dan Indogrosir Karawang.

 

Kadisperindag, Ahmad Suroto mengatakan, ada salah satu agen minyak goreng di Pasar Johar menjual minyak goreng seharga 16 ribu per liter. Maka, pihaknya langsung memberikan surat peringatan kepada salah satu agen tersebut.

 

“Jadi tadi kami sudah memberikan surat peringatan terlebih dahulu, karena agen tersebut mengaku menjual harga 16 ribu karena untuk menghabiskan stok lama.”

 

“Kebijakan kami, stok lama itu mau habis atau tidak selama seminggu, agem tersebut harus kembali menjual minyak goreng sesuai aturan Kementerian Perdagangan itu 14 ribu per liter,” kata Suroto, Kamis (20/1/2022).

 

Adapun di Lotte Mart, dan Indo Grosir di Karawang, harga minyak goreng sesuai dengan arahan pemerintah.

 

“Kalau tadi di Lotte sama Indo Grosir semua normal sesuai dengan harga kebijakan pemerintah yakni 14 ribu per liter, dan dibatasi per orang hanya dua liter,” terang Suroto.

 

Saat dikonfirmasi, pengelola agen yang menjual minyak goreng 16 ribu, Awan (47) mengakui merugi bila menjual stok minyak goreng lama dengan harga 14 ribu per liter.

 

“Kalau saya jual 14 ribu, saya merugi lumayan cukup besar karena saat ini stok lama saya itu ada 90 dus berisikan 4 liter minyak goreng, dan diperkiran per dus itu kalau dijual 14 ribu rugi 27 ribu, kalikan saja dengan 90 dus,” katanya.

 

Oleh karenanya, ia meminta dinas terkait meminta waktu untuk menjual stok lama tersebut. “Saya minta waktu untuk bisa menjual minyak goreng stok lama ini, sebelum stok baru ada,” ujarnya.

 

Sementara, pihak Lotte Mart mengaku adanya kebijakan 14 ribu per liter berdampak signifikan terhadap pembelian minyak goreng.

 

“Naik 100 persen kang setelah harga minyak 14 ribu,” kata Rahmat Supriyadi Store General Manager (SGM) Lotte Mart.

 

Sedangkan, salah satu pembeli minyak goreng, Hamid (42) warga Rawamerta mengaku sangat merespon baik turunnya harga minyak. “Lumayan Kang, dulu itu sampai 20 ribu lebih, sekarang jadi 14 ribu, jadi mengurangi beban belanja,” tandasnya. (kii)