Beranda Nasional Heboh Spanduk Ajakan Poligami di Kampus UI, Begini Ceritanya

Heboh Spanduk Ajakan Poligami di Kampus UI, Begini Ceritanya

50

BEPAS, DEPOK – Spanduk unik terpasang di pembangunan Gedung Integrated Teaching Laboratory dan Workshop di area Universitas Indonesia (UI) untuk mengingatkan para pekerja proyek gedung tersebut.

Tulisan tersebut sempat menjadi viral di media sosial (medsos) lantaran akronim yang menggunakan kata POLIGAMI “Kita Bisa Selamat Dunia Akhirat” terpampang di area proyek tersebut.

Untuk diketahui, akronim tulisan POLIGAMI itu dijelaskan masing-masing maksudnya, yaitu :

P : Pastikan berdoa sebelum memulai pekerjaan.
O : Observasi area kerja sebelum bekerja.
L : Lakukan pekerjaan sesuai prosedur.
I : Ingatkan teman kerja bila berprilaku tidak aman.
G : Gunakan selalu APD saat melakukan pekerjaan.
A : Aplikasi 7 aturan emas bekerja.
M : Manfaatkan waktu istrirahat dengan baik.
I : Ingat keluargamu menunggu di rumah.

Namun saat awak media mendatangi tempat dipasangnya spanduk di area proyek gedung tersebut, sudah tidak ditemukan di lokasi.

Sementara itu ketika dikonfirmasi pihak UI, Media relations Universitas Indonesia (UI) Egia Tarigan mengatakan spanduk unik tersebut dipasang pihak kontraktor.

“Iya unik ya. Kalau kita melihat dari sisi tujuan spanduknya tampak isinya berupa imbauan baik untuk para pekerja di dalam proyek tersebut. Kami nggak masalah dengan diberikan imbauan tersebut,” kata Egia Tarigan, Sabtu (20/7/2019).

Meski begitu spanduk himbauan bertulisan POLIGAMI dengan kepanjang tersebut dilihat warga dan dinilai bermacam tanggapan.

Ia beranggapan warga sudah cukup memahami tulisan Poligami disini adalah kepanjangan dari imbauan menjalankan prosedur keselamatan kerja bagi para pekerja proyek.

“Saya malah nggak tahu mas, belum pernah lihat dan pemasangan spanduk bukan dari UI,” ulasnya.

Sementara itu, seorang tukang ojek di area UI Heru mengetahui jika spanduk bertuliskan Poligami tersebut memang sebelumnya terpasang. Tetapi beberapa hari sudah tidak terpasang di depan proyek gedung tersebut.

“Saya nggak tahu kalau sudah dicopot. Beberapa hari yang lalu masih ada, ” katanya.

Menurut Heru, spanduk itu unik dan lucu dengan tulisan POLIGAMI dengan kepanjangan himbauan kepada para pekerja.

“Unik sih, jadi orang ingin membaca aja, tapi (sekarang) sudah dicabut spanduknya,” pungkasnya. (bp/net)

Artikulli paraprakPraktisi Bisnis Sarankan Perguruan Tinggi di Bekasi Terapkan ‘Outing Class’
Artikulli tjetërWarga Kecam Pemkot atas Penggusuran Bangunan Warga Bekasi Barat