Beranda Headline Habib Bahar Murka, Dua Adiknya Jadi Korban Pencabulan dan Penusukan

Habib Bahar Murka, Dua Adiknya Jadi Korban Pencabulan dan Penusukan

24
Habib bahar
Habib Bahar bin Smith (Foto: CNN Indonesia)

beritapasundan.com – Habib Bahar bin Smith dikabarkan murka besar setelah mengetahui dua adiknya menjadi korban kejahatan sadis. Adik perempuannya berinisial S menjadi korban pencabulan, sementara adik laki-lakinya berinisial Z dikeroyok hingga ditusuk menggunakan pisau.

“Murka lah, marah keras. Marah benar-benar luar biasa beliau,” ujar kuasa hukum korban, Ichwan Tuankotta, Rabu (18/6/2025).

Baca juga: Empat Rumah Hangus dalam Kebakaran di Karawang, Diduga Akibat Konsleting

Peristiwa ini terjadi pada Senin (16/6) sekitar pukul 02.30 WIB, di sebuah kontrakan di Gang Sate, Kelurahan Pondok Benda, Pamulang, Kota Tangerang Selatan. Korban S diperkosa, sementara Z mengalami luka tusuk di tangan saat mencoba melindungi adiknya.

Ichwan menjelaskan bahwa Habib Bahar benar-benar marah besar setelah mengetahui kejadian ini. Sebagai kakak, kata dia, Habib Bahar merasa terpukul karena kehormatan adik perempuannya dirusak.

“Pertama, dia harus jaga marwah adik perempuannya. Kedua, adik laki-lakinya ditusuk. Kalau adik laki-lakinya sih, kata beliau, nggak apa-apa ditusuk biarin, tapi adik perempuannya kan, kehormatannya mau diambil. Marah besar dia,” lanjut Ichwan.

Bahkan, kata Ichwan, Habib Bahar sempat mengamuk saat mendatangi Polres untuk membuat laporan. “Ngamuk di Polres juga ngamuk, nenangin juga susah,” ungkapnya.

Kasus pencabulan dan penusukan ini kini tengah ditangani pihak kepolisian. Dua pelaku berhasil diamankan, yakni YLK dan EKK.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Ade Ary Syam Indradi, menjelaskan bahwa pelaku EKK mencabuli korban S di kontrakan. Saat itu, korban S berteriak hingga terdengar oleh kakaknya, Z, yang langsung datang ke lokasi.

“Pelapor langsung mendatangi sumber suara dan melihat bahwa adik kandung pelapor, yaitu Saudari S sedang dicabuli oleh terlapor, EKK,” kata Ade Ary.

Z pun sempat berkelahi dengan pelaku untuk menyelamatkan S. Ia kemudian mengejar pelaku hingga ke rumahnya. Saat berupaya membuka pintu rumah pelaku, terjadilah aksi saling dorong, yang berujung pada penusukan.

Baca juga: Tuntutan 19 Tahun Penjara untuk Pelaku Pencabulan Anak, Korban Dapat Pendampingan Psikologis

“Ketika pelapor membuka pintu rumah terlapor, sempat terjadi dorong-dorongan. Lalu terlapor memegang pisau dan mengarahkan ke bagian leher pelapor. Namun, pelapor berusaha menepis menggunakan tangan kanan hingga mengalami luka robek di tangan,” jelas Ade Ary.

Polisi telah mengamankan barang bukti berupa pisau dan terus mendalami kasus pencabulan dan penusukan ini. Kasus ini menjadi perhatian publik setelah keterlibatan keluarga dari figur publik, Habib Bahar bin Smith, yang menyatakan akan terus mengawal proses hukum hingga tuntas. (*)