Beranda Headline Guru Tidak Tetap di Karawang Terus Menyusut, Sebagian Lolos Seleksi PPPK

Guru Tidak Tetap di Karawang Terus Menyusut, Sebagian Lolos Seleksi PPPK

51

KARAWANG – Dinas Pendidikan dan Pemuda Olahraga (Disdikpora) Karawang mencatat, jumlah Guru Tidak Tetap (GTT) di Kabupaten Karawang terus menyusut dari tahun ke tahun.

Kepala Seksi Guru dan Tenaga Kependidikan, Mulyana Surya Atmaja menyebutkan, berdasarkan data terakhir, sisa GTT yang saat ini belum menjadi PPPK di Kabupaten Karawang ada sebanyak 5.218.

Jumlah tersebut pun akan menyusut sebanyak 1.082 untuk diusulkan menjadi PPPK tahun 2023.

“Data GTT itu dari tahun 2021 terus menyusut, dari awalnya 7.876 GTT berkurang 2021 yang lulus PPPK 435 GTT, di tahun 2022 yang PPPK 2.223. Sisa GTT yang belum PPPK 5.218, lalu usulan PPPK 2023 sebanyak 1.082. nanti sisanya tinggal 4.136,” ujarnya saat diwawancarai pada Rabu, 20 Desember 2023.

Baca juga: Disdikpora Karawang Klaim Pembentukan Satgas TPPK Sudah Merata

Di samping itu, ia memaparkan data Analisis Beban Kerja (ABK) di Karawang secara keseluruhan angkanya 13.589 dengan rincian; PNS 3.931 orang, non-PNS 2.887 orang, PPPK 2019 sebanyak 0, PPPK 2021 sebanyak 434 orang, P1 sebanyak 48 orang dan total kumulatifnya 6.608.

“Dari data tersebut, selisih atau kekurangan (kebutuhan) guru di Karawang sekitar 6.981,” paparnya.

“Jumlah honorer terus menyusut,” tambahnya.

Meskipun begitu, pihaknya tetap memiliki kendala dalam pendataan GTT atau honorer di Kabupaten Karawang. Oleh karenanya, Bidang GTK saat ini sedang mencoba melakukan pendataan untuk untuk memperbaharui data terakhir 5.218.

Baca juga: Pemkab Karawang Umumkan Hasil Seleksi PPPK Tenaga Kesehatan

“5.218 itu sedang di verval ulang, apakah meninggal, pindah alamat, itu sedang dicek lagi. PR kami itu, belum semua guru honorer terdata di Disdikpora,” ungkapnya.

“Sedang didata ulang seluruh guru honorer untuk memudahkan Pemda apabila akan memberikan kesejahteraan,” ungkapnya.

Di samping itu, Kepada para GTT di Kabupaten Karawang ia berpesan untuk terus mengabdi dengan sepenuh hati. Jangan patah semangat, serta harap terus mengupdate informasi dan mengikuti komunitas guru agar bisa beralih dari status GTT (honorer).

“Mari kita mengabdi dengan berdedikasi tinggi, profesional bekerja dengan hati. Insyaallah yang lain-lainnya mah seperti penghargaan sertifikasi, PPPK itu akan menyusul dengan sendirinya. Banyak bergaul dengan komunitas, banyak-banyak update biar tidak keliru dan tertinggal informasi,” pungkasnya.