
KARAWANG – Wakil Bupati Karawang, H. Maslani, menghadiri Gebyar Paten Kecamatan Purwasari pada Selasa, 18 November 2025. Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi Pemerintah Kabupaten Karawang untuk meninjau capaian pembangunan, pelayanan masyarakat, serta menyerap aspirasi warga Purwasari secara langsung.
Dalam laporannya, Camat Purwasari memaparkan sejumlah progres pembangunan di wilayahnya. Salah satu capaian utama yaitu pembangunan 55 unit Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) yang telah selesai pada tahun 2025. Selain itu, penanganan stunting masih menjadi perhatian, dengan 39 anak tercatat dalam pemantauan di delapan desa. Dari jumlah tersebut, 14 anak sudah menerima bantuan telur sebagai tambahan asupan gizi.
Camat menambahkan bahwa pihak kecamatan sedang menjalankan program inovatif berupa pembelian ayam petelur hasil kerja sama dengan para Kepala UPT. Langkah ini bertujuan menyediakan pasokan telur secara mandiri sebagai percepatan penanganan stunting.
Baca juga: Paten Telukjambe Barat, Pemkab Karawang Tegaskan Komitmen Pemerataan Pembangunan
Selain itu, Kecamatan Purwasari juga mengusulkan penambahan unit sekolah tingkat SMP/SMA mengingat peningkatan jumlah penduduk dan terbatasnya sarana pendidikan yang ada.
Menanggapi hal tersebut, Wakil Bupati H. Maslani menegaskan bahwa Pemkab Karawang akan menindaklanjuti berbagai aspirasi warga Purwasari. Untuk persoalan sarana pendidikan, ia meminta agar ketersediaan lahan dipastikan terlebih dahulu oleh pihak kecamatan sebelum koordinasi dilakukan dengan dinas terkait.
Terkait kebutuhan Penerangan Jalan Umum (PJU), Wakil Bupati meminta agar usulan diperjelas. Sementara itu, Pj. Camat menyampaikan komitmen untuk memprioritaskan pemasangan PJU di ruas jalan poros utama.
Baca juga: Realisasi Anggaran DPKP Karawang Baru 57 Persen, DPRD Minta Percepatan Program Pertanian
Pada sesi dialog warga, salah seorang masyarakat menyampaikan keluhan mengenai penanganan penyakit kanker mulut dan mengusulkan adanya wadah komunikasi bagi para pasien. Wakil Bupati langsung merespons cepat dengan menghubungkan warga tersebut kepada Kadinkes untuk membentuk grup komunikasi sebagai fasilitas berbagi informasi dan pemantauan kesehatan.
Pemerintah Kabupaten Karawang menegaskan kembali komitmennya untuk terus memperkuat pelayanan publik, pembangunan, dan percepatan penanganan stunting, demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat Purwasari. (*)













