Beranda Uncategorized Duh! Ribuan Hektare Sawah di Karawang Alami Puso

Duh! Ribuan Hektare Sawah di Karawang Alami Puso

413
Sawah di Karawang terendam banjir (Foto: Pixabay)

KARAWANG- Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kabupaten Karawang mencatat, ada 8.865,20 Hektare lahan pertanian Karawang yang mengalami puso.

Data tersebut tercatat dalam laporan insiden banjir lahan pertanian tanaman padi per tanggal (8/3) tahun 2023.

Dadan Danny, Kepala Bidang Perkebunan dan Perlindungan Tanaman DPKP Karawang menyebutkan, dari data tersebut ada 3 kecamatan yang terkena dampak paling signifikan, diantaranya Cilebar, Cilamaya Kulon dan Tempuran.

“Dari 30 kecamatan, ada 3 kecamatan yang paling terkena dampak. Cilebar, Cilamaya Kulon sama Tempuran terdampak puso semai tanam,” ujarnya saat diwawancarai pada Jum’at, (10/3/2023).

Baca juga: Catat! Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Karawang Akan Jual Pangan Murah

“Di Cilebar persemaian 2.106 hektare, pertanaman 379 hektare. Cilamaya Kulon Persemaian 1.426, Pertanaman 596 hektare. Tempuran persemaian 240 hektare, pertanaman 896 hektare,” tambahnya.

Secara keseluruhan, luasan sawah di Karawang dalam survei terbaru tercatat seluas 101.143,40 hektare. Ada 12.609,10 hektare sawah tergenang, 8.865,20 hektare puso (rusak) dan 3.743,90 hektare dalam kondisi aman.

Dadan menjelaskan, pihaknya sudah mulai mendata lahan-lahan di Karawang sejak (25/2) dan jumlah poktan (petani) yang mengalami kerugian masih dalam pendataan.

Sementara, para petani tersebut baru mendapatkan bantuan dari Kementerian Pertanian (Kementan) berupa benih padi dan pompa air.

Baca juga: Intensitas Hujan Tinggi, 2118 Hektar Sawah di Karawang Terendam Banjir

“Secara simbolis pada 1 Maret ada kunjungan kerja Kementan ke Desa Ciptamargi Kecamatan Cilebar, mereka memberikan bantuan benih padi 5 kantil (@25 kg) dan pompa air, diterima oleh 5 kelompok tani,” jelasnya.

Ia mengatakan bahwa nanti pihaknya akan mengajukan bibit benih kepada Kementan. “Kita akan ajukan benih juga nanti,” katanya.

Dadan berharap, para petani yang terkena dampak bisa tegar dengan kondisi pasca banjir ini. Dia menginfokan, petani bisa mengajukan diri untuk menerima bantuan apabila tergabung dalam kelompok dan sudah terdaftar dalam Sistem Informasi Managemen Penyuluhan Pertanian (Simluhtan).

“Mudah-mudahan petani tidak larut merasa kecewa, harus tetap tegar dengan kondisi saat ini. Petani bisa mendapatkan bantuan apabila tergabung dalam kelompok dan sudah terdaftar simluhtan,” tutupnya.