Beranda Headline Dua Hari Pencarian, Tim SAR Temukan Korban Tenggelam Karawang di Cikarang Selatan

Dua Hari Pencarian, Tim SAR Temukan Korban Tenggelam Karawang di Cikarang Selatan

14
Korban tenggelam Karawang
Lokasi penemuan korban tenggelam berjarak 15 km dari titik awal kejadian. (Foto: Istimewa)

KARAWANG – Setelah melalui pencarian intensif selama dua hari, korban tenggelam di Jembatan Badami, Dusun Wadas, Kecamatan Telukjambe Timur, Kabupaten Karawang, akhirnya berhasil ditemukan.

Korban bernama Fadli Abdul Yahya ditemukan pada Sabtu (27/9/2025) sekitar pukul 09.50 WIB di daerah Pasir Sari, Cikarang Selatan — sekitar 15 kilometer dari lokasi awal kejadian.

Baca juga: UPTD PPA Karawang, Harapan Baru bagi Korban Kekerasan Perempuan dan Anak

Peristiwa tragis itu terjadi pada Kamis (25/9/2025) sekitar pukul 18.45 WIB. Menurut keterangan saksi mata, korban terlihat meloncat dari atas jembatan dan sempat muncul ke permukaan sambil meminta pertolongan, sebelum akhirnya hanyut dan tenggelam terbawa arus sungai.

Kapolres Karawang AKBP Fiki Novian Ardiansyah melalui Kasi Humas Ipda Cep Wildan menjelaskan, proses pencarian dilakukan secara gabungan oleh tim SAR yang terdiri dari berbagai unsur, mulai dari Dit Polairud Polda Jabar, Satpolairud Polres Karawang, Polsek Telukjambe Barat, Basarnas, BPBD Karawang, Koramil Telukjambe, PMI Karawang, Tagana, relawan Karawang Peduli, hingga Pepeling.

“Pencarian dilakukan dengan lima rubber boat, penyisiran pinggir sungai, serta pencarian di tumpukan eceng gondok,” terang Cep Wildan.

Upaya pencarian membuahkan hasil pada Sabtu pagi. Korban ditemukan dalam kondisi tengkurap dan tersangkut di tumpukan eceng gondok di wilayah Pasir Sari. Proses evakuasi selesai sekitar pukul 10.40 WIB, kemudian dilanjutkan dengan apel konsolidasi tim SAR gabungan.

Baca juga: Labkes Jabar: Makanan Basi Jadi Pemicu Keracunan Massal Program MBG

“Kami menyampaikan belasungkawa sedalam-dalamnya kepada keluarga korban. Terima kasih kepada seluruh pihak yang telah bekerja keras tanpa mengenal lelah hingga korban berhasil ditemukan,” ujar Cep Wildan.

Ia menambahkan, keberhasilan ini menunjukkan sinergi antara TNI-Polri, pemerintah daerah, dan relawan dapat menghasilkan penanganan yang cepat dan efektif dalam operasi pencarian dan pertolongan. (*)