
KARAWANG – Dalam rangka memperingati Hari Pusat Kesehatan Hewan (Puskeswan) Nasional, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kabupaten Karawang menggelar kegiatan edukatif dan pelayanan hewan gratis, Rabu (22/10/2025).
Kegiatan ini melibatkan komunitas animal lovers (pecinta hewan) dan menghadirkan Panji Petualang, pegiat satwa dan edukator reptil ternama, untuk memberikan sosialisasi kepada masyarakat dan pelajar Karawang tentang pentingnya menjaga kesejahteraan hewan peliharaan.
Baca juga: KRL Cikarang–Cikampek Kembali Jalan, Harapan Baru bagi Warga Karawang
“Hari Puskeswan kali ini kita menghadirkan Panji Petualang untuk memberikan edukasi, khususnya bagi pelajar agar mereka tahu tata cara memelihara hewan dan rutin memeriksakan kesehatannya ke Puskeswan,” ujar Kepala DPKP Karawang, Rohman.
Rohman juga mengajak masyarakat Karawang untuk memanfaatkan layanan Puskeswan Karawang yang menyediakan pemeriksaan dan vaksinasi gratis.
“Hari ini semua layanan gratis. Tapi kalau ingin gratis lagi, datang saja setiap Selasa di PATEN. Kuota tidak dibatasi, silakan datang bawa hewan peliharaan masing-masing,” ungkapnya.
Sementara itu, Panji Petualang menekankan pentingnya tanggung jawab dalam memelihara hewan. Ia mengingatkan bahwa pemeliharaan satwa bukan sekadar hobi, tetapi juga komitmen untuk menjaga kesejahteraan hewan.
“Kita harus memastikan hewan peliharaan dirawat dengan baik dan tidak boleh memelihara satwa dilindungi. Itu diatur dalam Undang-undang Nomor 5 Tahun 1990 yang kini diperbarui menjadi Undang-undang Nomor 32 Tahun 2024 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya,” jelas Panji.
Menurut undang-undang tersebut, masyarakat dilarang menangkap, melukai, menyimpan, memperniagakan, maupun memelihara satwa yang dilindungi tanpa izin resmi dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) melalui BKSDA.
“Kalau bukan satwa dilindungi, boleh dipelihara. Tapi kalau termasuk kategori dilindungi, harus ada izin penangkaran dari KLHK,” tegasnya.
Salah satu peserta kegiatan, Restu, warga sekaligus pecinta hewan Karawang, menyambut positif kegiatan tersebut.
Baca juga: Hari Santri Nasional 2025, Ketua DPRD Karawang Ajak Santri Menjadi Garda Peradaban
“Sosialisasi seperti ini penting supaya masyarakat Karawang sadar dan peduli terhadap hewan, baik peliharaan maupun liar. Kalau tidak suka hewan, jangan disakiti,” ujarnya.
Restu juga menambahkan bahwa menjaga kesehatan hewan peliharaan adalah bagian dari menjaga kesehatan lingkungan.
“Kalau hewan sehat, Karawang juga sehat. Saya rutin ke Puskeswan untuk vaksin rabies, steril, dan perawatan. Pelayanannya ramah dan terjangkau,” tutupnya. (*)













