
KARAWANG – Dosen Program Studi Kebidanan Karawang, Poltekkes Kemenkes Bandung, melaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat di Desa Pasirkaliki, Kecamatan Rawamerta, Kabupaten Karawang.
Ketua Pelaksana, Eneng, menjelaskan kegiatan ini merupakan bagian dari Tri Dharma Perguruan Tinggi dengan fokus memberdayakan ibu-ibu kader posyandu. Para peserta diajarkan cara mengolah kacang kedelai menjadi berbagai produk bernilai ekonomi, sekaligus mendapatkan pengetahuan terkait pencegahan stunting.
Baca juga: SIPD Pokir Diubah, Para Mantan Anggota DPRD Bakal Gugat Pemda Karawang
“Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari penelitian sebelumnya tentang manfaat kedelai. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedelai dapat meningkatkan kadar Hb pada ibu hamil. Dengan kadar Hb yang baik, risiko anemia bisa ditekan sehingga kejadian stunting pada anak dapat dicegah,” jelas Eneng kepada wartawan, Sabtu (23/8/2025).
Dalam pelatihan tersebut, para kader diperkenalkan produk inovasi berupa es krim sehat berbahan dasar kedelai. Selain bergizi, es krim ini juga memiliki potensi nilai jual tinggi karena digemari oleh banyak kalangan.
Eneng menegaskan, pelatihan bersifat berkelanjutan. Peserta akan terus mendapat materi, praktik wirausaha, hingga pendampingan terkait legalitas produk, pemasaran, serta monitoring berkala.
Baca juga: BNPB Pastikan Pemulihan Dampak Gempa Karawang Tepat Sasaran
“Semua bahan sudah kami fasilitasi, jadi ibu-ibu tidak perlu membeli lagi. Tinggal fokus pada pelatihan dan praktik,” katanya.
Kegiatan ini turut didukung Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Karawang. Harapannya, masyarakat bisa merasakan manfaat nyata dari program pengabdian masyarakat yang dijalankan dosen Poltekkes Kemenkes Bandung di Karawang. (*)













