Beranda Headline Disparbud Karawang Gelar Lawatan Cagar Budaya Peringati Hari Purbakala Nasional

Disparbud Karawang Gelar Lawatan Cagar Budaya Peringati Hari Purbakala Nasional

190
Lawatan Cagar budaya karawang
Hari Purbakala Nasional ke-112, Disparbud Karawang menggelar lawatan cagar budaya (Foto: Istimewa)

KARAWANG – Dalam rangka memperingati Hari Purbakala Nasional ke-112 Tingkat Kabupaten Karawang Tahun 2025, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Karawang menggelar lawatan cagar budaya pada Kamis (5/6).

Kegiatan ini diikuti oleh para guru sejarah dan berlangsung melalui kerja sama antara Disparbud Karawang dan komunitas Karawang Walking Tour. Para peserta diajak menjelajahi sejumlah lokasi bersejarah menggunakan mobil Kawista (Karawang Wisata Kota).

Baca juga: Tiga Korban Jiwa, Mahasiswa Karawang Demo Tuntut Revitalisasi Jalan Rusak Jatisari

Beberapa titik kunjungan dalam lawatan cagar budaya tersebut meliputi Kantor Disparbud Karawang, Masjid Agung Karawang, Rumah Dinas KAI, dan Kelenteng Sian Djin Ku Poh.

Plt Kepala Disparbud Karawang, Jaeni, menjelaskan bahwa lawatan cagar budaya merupakan bagian dari rangkaian kegiatan Pekan Kebudayaan Daerah. Menurutnya, Kabupaten Karawang memiliki banyak objek bersejarah yang tergolong cagar budaya, mulai dari bangunan, struktur, situs, hingga warisan tak benda yang perlu dilestarikan.

“Mudah-mudahan lawatan cagar budaya ini bisa menjadi kegiatan berkelanjutan,” ujarnya.

Kepala Bidang Kebudayaan Disparbud Karawang, Waya Karmila, menambahkan bahwa Pemkab Karawang telah memiliki Tim Ahli Cagar Budaya (TACB) yang bertugas melakukan penelitian dan kajian terhadap objek-objek bersejarah di wilayah tersebut.

“Cagar budaya tidak bisa sembarangan diubah. Ada standar khusus dalam proses pelestarian dan pemeliharaan,” tegasnya.

Waya mencontohkan, dalam hal bangunan bersejarah, proses revitalisasi tidak boleh mengubah struktur asli, bahkan material bangunan pun harus sesuai dengan aslinya dan tidak boleh diganti sembarangan.

Baca juga: NPCI Karawang Dorong Penambahan Sarana untuk Atlet Disabilitas

Ia berharap, kegiatan seperti ini dapat meningkatkan kesadaran masyarakat Karawang akan pentingnya merawat dan menjaga cagar budaya yang ada.

“Masyarakat Karawang perlu tahu bahwa daerah ini memiliki banyak peninggalan sejarah yang penting untuk dilestarikan,” pungkasnya. (*)