Beranda Headline Diskominfo Karawang Gelar Pelatihan Proses Bisnis Statistik Sektoral 2025

Diskominfo Karawang Gelar Pelatihan Proses Bisnis Statistik Sektoral 2025

13
Bisnis Statistik
Pemkab Karawang Perkuat SDM Lewat Pelatihan Proses Bisnis Statistik (Foto: Istimewa)

KARAWANG – Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Karawang melalui Bidang Statistik menggelar Pelatihan Proses Bisnis Statistik Sektoral Tahun 2025 di Hotel Grand Karawang Indah, Selasa (12/8/2025).

Kegiatan tersebut dibuka oleh Sekretaris Diskominfo Kabupaten Karawang, Poltak Rahat Marudut, dan diikuti oleh perwakilan dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karawang. Pelatihan menghadirkan narasumber dari Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Jawa Barat.

Baca juga: Ketua DPRD Karawang Bagikan 100 Bendera Merah Putih Jelang HUT RI ke-80

Dalam sambutannya, Poltak menekankan bahwa di era digital, data merupakan salah satu aset strategis dalam perencanaan, pengambilan keputusan, dan evaluasi pembangunan.

“Pelatihan ini sangat penting untuk meningkatkan kapasitas SDM, khususnya dalam memahami dan mengimplementasikan proses bisnis statistik sesuai kaidah ilmiah dan standar nasional maupun internasional,” ujarnya, Rabu (13/8/2025).

Ia menambahkan, data yang kuat dan bermanfaat tidak akan terwujud tanpa proses bisnis statistik yang terstruktur, sistematis, dan dapat dipertanggungjawabkan.

“Proses bisnis statistik tidak hanya mencakup pengumpulan data, namun juga perencanaan, pengolahan, analisis, diseminasi, hingga evaluasi. Setiap tahapan berperan penting dalam menghasilkan statistik yang akurat, relevan, dan tepat waktu,” jelasnya.

Baca juga: Granat Karawang Ajak Puluhan Warga Desa Duren Perangi Narkoba

Poltak berharap, pelatihan ini memberikan wawasan dan keterampilan praktis kepada peserta, sehingga mampu mengelola data secara lebih baik, mendorong transformasi digital pemerintahan, dan mendukung terciptanya kebijakan berbasis data (data-driven policy).

Ia juga mengajak seluruh peserta mengikuti pelatihan secara sungguh-sungguh, berdiskusi aktif, serta memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam pengelolaan data dan statistik. (*)